Cerita Luhut Punya Lahan Tambang Batu Bara 6.000 Hektare
Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengakui bahwa dirinya memiliki lahan konsesi lahan pertambangan batu bara di Kalimantan Timur sebesar 6.000 hektare. Hal ini turut menjawab isu kepemilikan lahan oleh sejumlah petinggi negara.
"Sampai sekarang saya masih punya 6 ribuan ha dan okelah buat pensiunan sudah cukup," ujarnya saat di temui di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Kamis (28/2).
Luhut mengklaim, dia bersama timnya selalu bekerja keras untuk menggarap lahan tersebut, agar tidak ada masalah. Menurutnya, dengan berbisnis pertambangan ini bisa memberikan pendapatan yang cukup untuk orang yang sudah pensiun dari TNI.
"Karena saya selalu kerja detail, team work dan usaha saya kecil tapi saya kerjakan sungguh-sungguh," imbuhnya.
Menurut Luhut setelah turun dari jabatan Menperindag membuat dirinya mendapatkan peluang lain untuk memulai usaha.
"Saya pikir saya baru tahu kenapa saya diberhentikan Tuhan, saya pikir supaya Luhut lu cari uang deh supaya kalau saya kasih kerjaan lagi nggak usah cari duit lagi. I made a lot of money, super good money buat ukuran pensiunan seperti saya," jelas Luhut.
Diketahui, isu kepemilikan lahan ini mencuat saat Debat Capres kedua, di mana Capres nomor urut 1 Joko Widodo (Jokowi) menyinggung lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono mengatakan, Presiden Joko Widodo memang berniat menyerang personal Prabowo dengan menggunakan data yang salah. Padahal, di negeri ini banyak konglomerat yang memiliki tanah sangat luas dan dibiarkan menganggur.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya