Cara Bos PLN Peringati Hari Listrik Nasional ke-74

Minggu, 10 November 2019 19:30 Reporter : Idris Rusadi Putra
Cara Bos PLN Peringati Hari Listrik Nasional ke-74 PLN Peringati Hari Listrik Nasional ke-74. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggelar Family Fun Day Keluarga Besar PLN sebagai rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-74. Acara ini berkaca dari suksesnya penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon 2019 pada 27 Oktober lalu.

Melihat pencapaian hasil penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon 2019 yang tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya, baik dari operasional lintasan lari, catatan waktu yang lebih baik, animo para pelari yang secara umum lebih antusias, serta pemberitaan yang variatif dan mengisi berbagai platform media, memperlihatkan performa penyelenggaraan tahun ini yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Pemberian insentif kepada para pemenang Electric Jakarta Marathon 2019, tidak saja membuktikan komitmen PLN dalam mendukung energi optimisme sebagai bagian dari gerakan sosial bersama, tetapi juga secara konkret, kami ingin menegaskan, kami yang terdepan sebagai influencer energy, bagi kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Plt. Dirut PLN, Sripeni Inten Cahyani melalui keterangan resminya, Minggu (10/11).

CEO Inspiro, Ndang Mawardi mengemukakan, pelaksanaan Electric Jakarta Marathon 2019 yang merupakan penyelenggaraan ke-7 tahun ini mencetak sejumlah pencapaian seperti meningkatnya jumlah peserta yang tadinya ditargetkan mencapai 15.000 orang, ternyata melampaui target yaitu 16.500 peserta, dan jumlah ini sudah lebih tinggi dari kepesertaan tahun lalu yang mencapai 12.500 orang.

"Demikian juga dengan jumlah peserta dari mancanegara yang tahun lalu mencapai 1.078 peserta asing yang berasal dari 38 negara, tahun ini melonjak menjadi 1.434 peserta asing dari 45 negara," jelas Ndang.

Atas dasar itu, di tahun ini PLN memberikan insentif bagi para pemenang Electric Jakarta Marathon 2019. Melalui kegiatan internasional ini para peserta menikmati keindahan berbagai landmark ikonik bangunan di Jakarta antara lain Kawasan Kota Tua, Fatahillah Square, Museum Bank Indonesia, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, Jembatan Semanggi, dan Gelora Bung Karno (GBK), termasuk melintasi kemegahan gedung–gedung pencakar langit Jakarta. Insentif diberikan kepada 50 pemenang yang ada di berbagai kategori.

Saat ini menjadi momentum yang tepat bagi Indonesia untuk membangun industri lari khususnya untuk penyelenggaraan marathon, mengingat penyelenggaraan olahraga lari sudah banyak diselenggarakan di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, oleh berbagai lembaga dan instansi.

Kesiapan Indonesia untuk mempersiapkan SDM unggul sudah dimulai dengan berdirinya sekolah untuk lari, dukungan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan event lari, serta tersedianya sejumlah SDM berkualitas yang ada di Indonesia. Selain tercatat nama sejumlah atlet pelari marathon, di Indonesia ada seorang Race Director yang juga memiliki sertifikasi dan keahlian dalam bidang marathon, dan profesi kesehariannya adalah sebagai seorang pelatih (coach) untuk lari.

1 dari 1 halaman

PLN Antisipasi Banjir

PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN Distribusi Jakarta (Disjaya) memitigasi risiko keamanan kelistrikan guna mengantisipasi musim hujan yang mulai mengguyur DKI Jakarta.

General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, M. Ikhsan Asaad mengatakan, PLN sudah melakukan antisipasi musim hujan di Jakarta dengan melakukan pemeliharaan terhadap 189 gardu distribusi yang memasok rumah pompa di tempat-tempat penting. Gardu tersebut sudah tinggikan sehingga jika wilayah sekitar gardu tersebut banjir, gardu tidak ikut terendam.

"Data historis ada 17 Kecamatan 25 kelurahan dan 86 RW rawan banjir. Pasti di sini ada gardu PLN, kabel listrik PLN dan pelanggan PLN," kata Ikhsan di Kantor PLN Disjaya, Jakarta, Kamis (7/11).

Antisipasi berikutnya juga meninggikan sebanyak 62 gardu distribusi di daerah rawan banjir, serta melakukan inspeksi dan pemeliharaan terhadap kabel tegangan rendah untuk segera dilakukan perbaikan, terutama di lokasi yang sering digunakan untuk berteduh pada saat hujan.

"Gardu ditinggikan 1,5 meter - 2 meter minimal gardu aman kalau mati bisa satu kampung kesetrum semua. Meninggikan instalasi sebanyak 62 gardu distribusi," tuturnya.

Selain itu, PLN juga melengkapi rumah pompa yang telah dilengkapi dengan Automatic Change Over (ACO). Jika pasokan utama ke rumah pompa mengalami gangguan, maka pasokan listriknya akan otomatis berpindah ke pasokan cadangan sehingga rumah pompa akan tetap bisa beroperasi sebagaimana mestinya.

"Selain itu PLN juga menyiapkan tim Detasemen Layanan Khusus 123 (Denyansus 123), posko siaga, ruang Disaster Recover Center, serta koordinasi dengan instansi terkait," tandasnya. [idr]

Baca juga:
PLN Usul Tarif Pengisian Energi Kendaraan Listrik Rp2.000 per kWh
PLN Disjaya Ajak Anies Baswedan Instruksikan Pegawainya Pakai Kompor Listrik
Masuk Musim Hujan, PLN Antisipasi Banjir di Jakarta
Hati-Hati, Jangan Berteduh Dekat Instalasi Listrik Saat Hujan
Hasil Investigasi dan Rekomendasi Ombudsman Atas Kasus Mati Lampu Sebagian Jawa
Pemerintah Diminta Beri Harga Khusus Batubara Agar Tarif Listrik Turun

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini