Bupati Belitung Apresiasi ADAI Gelar Pelatihan Keuangan UMKM Belitung untuk Daya Saing

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) yang menyelenggarakan pelatihan keuangan UMKM Belitung, diharapkan mampu meningkatkan literasi finansial pelaku usaha lokal dan d

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bupati Belitung Apresiasi ADAI Gelar Pelatihan Keuangan UMKM Belitung untuk Daya Saing
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) yang menyelenggarakan pelatihan keuangan UMKM Belitung, diharapkan mampu meningkatkan literasi finansial pelaku usaha lokal dan d (AntaraNews)

Bupati Kabupaten Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, baru-baru ini menyampaikan apresiasi mendalam kepada Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI). Apresiasi ini diberikan atas inisiatif ADAI dalam menyelenggarakan pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Belitung. Kegiatan penting ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas finansial UMKM lokal.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Tanjungpandan pada hari Minggu, 9 November, dan berhasil menarik perhatian serta partisipasi aktif dari berbagai pihak. Bupati Djoni Alamsyah Hidayat secara langsung menyatakan kebanggaannya atas kehadiran para pakar dari seluruh Indonesia. "Saya merasa bangga kegiatan ini bisa dihadiri oleh orang hebat dari Sabang sampai Merauke," ujarnya.

Inisiatif ADAI ini sangat relevan mengingat pentingnya UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah, terutama dalam mendukung sektor pariwisata Belitung. Peningkatan pemahaman literasi keuangan diharapkan dapat mendorong UMKM untuk lebih mandiri. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor-sektor produktif.

Apresiasi Bupati Belitung terhadap Inisiatif ADAI

Bupati Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan bahwa pelatihan manajemen keuangan ini merupakan langkah strategis. Ia mengapresiasi upaya ADAI dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM Belitung dalam mengelola keuangan mereka. Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi UMKM untuk menghadapi tantangan ekonomi.

Menurutnya, pariwisata dan UMKM, khususnya kuliner, memiliki keterkaitan erat yang tidak dapat dipisahkan. Ia mengibaratkan keduanya seperti dua sisi mata uang yang saling melengkapi. "Sebab sebagian orang datang bukan hanya ingin berwisata namun ada diantara mereka yang ingin makan atau mencari kuliner," kata Djoni.

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas UMKM, termasuk dalam aspek keuangan, akan secara langsung berdampak positif pada pengalaman wisatawan. Bupati berharap pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman literasi keuangan bagi pelaku UMKM. Literasi keuangan yang baik akan membantu UMKM tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Sinergi Pariwisata dan UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Lokal

Sektor pariwisata secara fiskal memiliki potensi luar biasa untuk mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bupati Djoni menekankan pentingnya kemandirian fiskal bagi daerah saat ini. Ia menganalogikan fiskal dalam suatu daerah ibarat darah dalam tubuh, yang harus mengalir lancar dan siap menghadapi segala tantangan.

Dalam konteks ini, UMKM memegang peranan vital sebagai penopang dan pelengkap sektor pariwisata. Pelaku UMKM di daerah tersebut diharapkan tetap kuat dan tahan banting dalam menghadapi berbagai kondisi. "Kemudian yang terpenting adalah kecerdasan salah satunya adalah kecerdasan emosional," pesan Bupati.

Sinergi antara pariwisata dan UMKM Belitung akan menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Pelatihan keuangan ini menjadi salah satu upaya konkret untuk mewujudkan sinergi tersebut. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, UMKM dapat berinovasi dan memberikan nilai tambah bagi wisatawan.

Peran ADAI dalam Peningkatan Literasi Keuangan UMKM

Ketua ADAI, Arfan Ikhsan Lubis, mengungkapkan rasa bangga dan kebahagiaan dapat berkunjung ke Belitung. Ia menjelaskan bahwa Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) telah berdiri sejak tahun 2017. Anggota ADAI terdiri dari para dosen akuntansi dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang memiliki keahlian di bidangnya.

ADAI memiliki tiga pilar utama kegiatan, yaitu mengajar, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. "Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia berdiri sejak 2017, kami bergerak di kampus karena memang profesi dosen mengajar, kemudian penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," jelas Arfan Ikhsan Lubis.

Asosiasi ini aktif melakukan berbagai kegiatan baik di dalam maupun luar negeri, termasuk di Bali, Brunei Darussalam, dan Vietnam. Bahkan, ADAI berencana untuk melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Thailand pada tahun depan. Pelatihan keuangan UMKM Belitung ini merupakan bagian dari komitmen ADAI. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan UMKM melalui manajemen keuangan sederhana agar UMKM di Belitung berdaya saing. "Kami berharap para peserta mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini," tutup Arfan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi