Buka keran impor beras 500.000 ton, pemerintah Jokowi dinilai gagal swasembada pangan

Jumat, 12 Januari 2018 19:35 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Ilustrasi pertanian. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI), Henry Saragih menilai pemerintahan Jokowi-JK telah gagal menjaga kedaulatan pangan. Dilihat dari melambungnya harga beras di banyak daerah di Indonesia serta kebijakan pemerintah yang akan melakukan impor beras sebanyak 500.000 ton dari Thailand dan Vietnam.

Untuk itu, Henry meminta Presiden Joko Widodo untuk segera mengevaluasi kementerian dan lembaga yang tak berhasil wujudkan kedaulatan pangan, dalam hal ini Kementerian Pertanian dan Satgas Pangan.

"Tentu kita masih ingat janji Mentan (Menteri Pertanian) Amran Sulaiman yang siap mundur apabila Indonesia gagal swasembada pangan, nah ini kita impor 500 ribu ton beras berarti kan gagal swasembada," kata Henry dalam keterangan resminya (12/01).

Menurutnya, Kementerian Pertanian harus bisa menjalankan semangat Nawacita pemerintahan Jokowi-JK. Terlebih lagi, impor beras disinyalir menjadi bisnis besar. Dengan demikian, dia mengimbau agar pemerintah harus segera membentuk badan Pangan Nasional yang jadi mandat di UU Pangan.

"Impor beras 500 ribu ton itu bukan sedikit. Jika keuntungan per kilogramnya saja dikalikan saja Rp 100, sudah berapa itu duitnya, banyak yang mengambil untung dari rente," imbuhnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini