Direktur Operations PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk (BRI) Hakim Putratama mengatakan, untuk lebaran tahun 2026 ini, pihaknya telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun. Dana itu disiapkan BRI guna memastikan kelancaran transaksi nasabah di momen Idul Fitri.
Angka tersebut diakuinya, dari tahun ke tahun turun karena seiring dengan masifnya penggunaan digital banking yang dilakukan oleh nasabah.
Pada periode Idul Fitri 2024, misalnya, bank plat merah ini menyiagakan dana tunai sebesar Rp29 triliun.
Alokasi ini diperuntukkan guna mencukupi kebutuhan nasabah selama masa libur yang berlangsung selama 10 hari. Lalu pada 2025, BRI menggelontorkan dana tunai hingga Rp27 triliun untuk durasi 11 hari.
“Sekarang kita siapkan Rp25 triliun untuk 7 hari. Tetapi jangan khawatir, itu sudah dianalisa seoptimal mungkin bahwa angka tersebut lebih dari cukup untuk mendukung transaksi nasabah selama Idul Fitri,” ujar Hakim kepada awak media saat acara iftar sahabat pers di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Advertisement
Selain itu, lanjut Hakim, pihaknya juga telah memaksimalkan integrasi jaringan digital dan kantor cabang untuk memastikan kebutuhan nasabah tetap terpenuhi di tengah masa libur nasional.
BRI mengandalkan infrastruktur luas yang mencakup 9.657 mesin ATM dan Cash Recycling Machine (CRM). Performa ini juga didukung oleh lebih dari 280.000 mesin EDC di berbagai sektor ritel, serta jaringan agen yang masif.
"Serta sekitar 1,2 juta agen BRILink di seluruh Indonesia," jelas dia.
Pihaknya pun sudah menjadwalkan operasional terbatas di 186 kantor cabang, Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan kantor kas pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026.
Layanan ini akan melayani nasabah mulai pukul 08.00 hingga 15.00 waktu setempat, mencakup transaksi penting seperti setor tunai. Namun, layanan pada Unit Kerja BRI (BRI Unit) tidak beroperasi pada periode tersebut.