Sorot
{{caption}}
Asa Nelayan di Tengah Status Siaga Anak Krakatau

{{caption}}
DPR Dalami Persoalan Kuansing, Raja Juli Bakal Dipanggil

{{caption}}
Momen Prabowo Sambut Hangat PM Singapura di Istana Merdeka

{{caption}}
[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 5 Hal WHO dan Tata Kelola Makanan

{{caption}}
Terungkap, Menhut Laporkan Penolakan Gratifikasi usai OTT

{{caption}}
Seskab: Prabowo dan PM Singapura Siap Teken 26 MoU

Topik Terkait
{{caption}}
Inflasi Tahunan Mei 2026 Tembus 3,08 Persen, Emas dan Minyak Goreng Jadi Penyebab Utama

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

{{caption}}
Inflasi Mei 2026 Tembus 0,28 Persen, Didorong Mahalnya Harga Cabai dan Beras

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau.

{{caption}}
BPS Catat Inflasi NTT April 2026 Capai 2,62 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Ini

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Inflasi NTT April 2026 sebesar 2,62 persen (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Simak komoditas pemicu dan wilayah dengan inflasi tertinggi di Nusa Tenggara Timur.

{{caption}}
20 Komoditas Pemicu Inflasi Papua Maret 2026: Emas Perhiasan hingga Tarif Listrik

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua melaporkan 20 komoditas dominan menyumbang inflasi Papua Maret 2026 sebesar 3,50 persen (y-on-y), membuat pembaca penasaran penyebabnya.

{{caption}}
Inflasi Indonesia Maret 2026 Tembus 3,48%, Naik Dibanding Tahun Lalu

Inflasi Indonesia pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan tahun lalu.

{{caption}}
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi Pada Februari 2026, Sulawesi Selatan Paling Tinggi

Adapun kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau, dengan inflasi sebesar 1,54 persen.

{{caption}}
Data BPS: Inflasi Februari 2026 Tembus 0,68 Persen, Dipicu Daging Ayam dan Emas

Adapun komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau tersebut yaitu pertama, daging ayam ras.

BPS
{{caption}}
Data BPS: Indonesia Alami Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026, tapi Emas Masih Jadi Primadona

BPS mencatat kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,03 persen.

{{caption}}
Desember 2025 Inflasi 0,64 Persen, BPS: Emas dan Tembakau Jadi Biang Keroknya

Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau adalah cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,17 persen.

{{caption}}
BPS: Maluku Utara Alami Deflasi Terdalam, Sumatera Utara Inflasi Tertinggi di Agustus 2025

Adapun di pulau Jawa yang mengelami deflasi terendah adalah DKI Jakarta 0,05 persen, dan deflasi terdalam terjadi di Banten 0,32 persen.

{{caption}}
Indonesia Alami Deflasi 0,08 Persen di Agustus 2025, BPS: Fenomena Musiman

Deflasi pada bulan Agustus merupakan fenomena musiman. Sejak 2021, pola deflasi selalu tercatat setiap bulan Agustus.

{{caption}}
Inflasi Desember 0,44 Persen, Dipicu Naiknya Harga Makanan dan Minuman

Dia mengungkapkan bahwa inflasi tahunan atau year-on-year (YoY), pada Desember 2024 tercatat sebesar 1,57 persen.

BPS
{{caption}}
Ekonomi Sepekan: Merger BUMN Logistik, Implementasi B50, hingga Penempatan Manajer Kopdes

Rangkuman ekonomi sepekan: merger 7 BUMN logistik, implementasi B50, proyeksi produksi beras, dan penempatan 30 ribu manajer Koperasi Desa Merah Putih.

{{caption}}
Dinsos Blora Sinkronkan Data Calon Penerima Bantuan Sambung Listrik, Pastikan Tepat Sasaran

Dinas Sosial Blora berkoordinasi dengan BPS dan Disdukcapil untuk sinkronisasi data calon penerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), memastikan program bantuan sambung listrik Blora tepat sasaran dan memenuhi persyaratan.

{{caption}}
KPU Ungkap Penyebab Penurunan 599 Data Pemilih Rejang Lebong Pasca-Pemutakhiran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rejang Lebong melaporkan penurunan signifikan pada data pemilih Rejang Lebong sebanyak 599 orang setelah pemutakhiran triwulan II 2026. Apa saja faktor penyebabnya?

{{caption}}
Prospek Ekspor Indonesia Semester II 2026 Dibayangi Tarif AS dan Tekanan Komoditas

Ekonom CORE Indonesia menilai Prospek Ekspor Indonesia semester II 2026 dibayangi tarif AS dan tekanan komoditas global, memicu kekhawatiran terhadap kinerja perdagangan nasional.

bps
{{caption}}
BPS Sasar UMKM Perempuan di Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Data untuk Kebijakan Inklusif

Badan Pusat Statistik (BPS) berkolaborasi dengan Kemen PPPA dan PNM untuk memastikan UMKM perempuan terdata dalam Sensus Ekonomi 2026, demi kebijakan yang lebih berpihak dan inklusif.

bps
{{caption}}
Ditopang Ekspor Olahan Nikel Hingga Sawit, Neraca Perdagangan Non-Migas RI Surplus USD 16,31 M

BPS mencatat ekspor produk olahan nikel hingga Mei 2026 mencapai USD 5,41 miliar atau naik 61,06 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

{{caption}}
Kelautan dan Perikanan Jadi Kunci Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Sektor kelautan dan perikanan berperan besar dalam menjaga stabilitas tersebut karena sekitar 54 persen kebutuhan protein hewani masyarakat.

{{caption}}
BPS: Inflasi Indonesia Tetap Terkendali Hingga Juni 2026

Selain itu, Ateng pun menyebut kelompok transportasi sebagai kontributor inflasi tahunan terbesar kedua pada Juni 2026.

{{caption}}
Inflasi Juni 2026 Tembus 3,34 Persen, Dipicu Naiknya Harga BBM Non-Subsidi

Terjadi inflasi sebesar 0,44 persen secara bulanan pada Juni 2026, atau kenaikan IHK dari 111,40 pada Mei 2026 menjadi 111,89 pada Juni 2026.

{{caption}}
Bulog Tulungagung Gelontorkan Ratusan Ton Beras SPHP Tiap Pekan, Jaga Stabilitas Harga Pangan

Perum Bulog Cabang Tulungagung secara masif menyalurkan 200-300 ton Beras SPHP setiap pekan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah potensi inflasi akibat kenaikan harga BBM.

{{caption}}
Update Terkini Harga Pangan Strategis: Telur Ayam dan Bawang Merah Stabil Tinggi di Sabtu Pagi

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan strategis, menunjukkan telur ayam dan bawang merah tetap tinggi pada Sabtu pagi. Simak rinciannya!

{{caption}}
Harga Kebutuhan Pokok Bandung Relatif Stabil, Disdagin Pantau Ketat Pasar

Disdagin Kota Bandung memastikan harga kebutuhan pokok Bandung di pasar tradisional dan ritel modern relatif stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan, menjaga daya beli masyarakat.