Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos BEI sebut lokasi kerja dengan tingkat stress tinggi rawan pemakaian narkoba

Bos BEI sebut lokasi kerja dengan tingkat stress tinggi rawan pemakaian narkoba Direktur BEI Tito Sulistio. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Bursa Efek Indonesia resmi bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan prekusor narkotika (P4GN). Hal ini jadi bukti nyata komitmen BEI untuk menangkal ancaman penyalahgunaan narkoba di pasar modal.

Dirut BEI Tito Sulistyo berharap pelaku pasar modal diharapkan jauh dari bahaya narkoba. "Karena kita tahu dalam satu bisnis yang penuh stress, penuh ketegangan, itu banyak orang jadi pengen pakai. Di luar negeri sih, kata film-film banyak. Kita minta bantuan BNN warning kita. Regulator mungkin bisa jadi untuk me-warning. Nah player-player banyak yang ditakutkan, moga-moga sih tidak lah di Indonesia ini," tutur dia di Gedung BEI, Jakarta, Senin (21/5).

Dia menegaskan kini semua pelaku industri pasar modal diajak menjadi agen-agen pemberantasan narkoba di tengah masyarakat maupun di dalam lingkungan pasar modal sendiri. "Kita bicara, campaign, laporkan. Sebentar lagi akan bikin campaign, laporkan. Kasih nomor (BNN), laporkan," ungkapnya.

Dengan demikian, pemberantasan narkoba oleh pemerintah, melalui BNN diharapkan bisa lebih baik ke depan.

"Banyak orang tak tahu mesti ngapain. Laporkan. Ada nomor khusus yang berlaku, laporkan. Kalau lihat ada orang pakai laporkan. Orang tua itu kadang tak berani lapor takut dimarahin anaknya."

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP