Bos Angkasa Pura II Dukung Ide Menteri Erick Thohir Gabungkan Anak Usaha BUMN

Minggu, 22 Desember 2019 19:00 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bos Angkasa Pura II Dukung Ide Menteri Erick Thohir Gabungkan Anak Usaha BUMN Direktur Utara Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin. ©Liputan6.com/Athika Rahma

Merdeka.com - Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mendukung langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir untuk menyatukan atau konsolidasikan bisnis hotel perusahaan-perusahaan BUMN. Sebab, dengan bergabungnya bisnis hotel BUMN akan lebih efisien dari sisi pengelolaan maupun core bisnis perusahaan.

"Nah tapi kembali lagi kalau misalkan hotelnya dikonsolidasi kita tidak masalah malah lebih bagus kita senang. Itu bagian dari sesuatu yang sangat menguntungkan," ujarnya saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (22/12).

Menurutnya dia, dengan konsep konsolidasi tersebut justru bisa meningkatkan kinerja hotel itu sendiri. Sehingga nantinya secara bersamaan antara BUMN satu dengan lainnya bisa saling membantu memasarkan hotelnya.

"Karena gini kalau kita bicara konsolidasi kita bicara akan ada konsep sinergi jadi nanti akan saling tersinergi. Tersinergikan dengan konsep konsolidasi itu," jelas bos Angkasa Pura II tersebut.

1 dari 1 halaman

Menteri Erick Rapikan Bisnis BUMN

rapikan bisnis bumn

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir akan mengusut perusahaan BUMN yang mengerjakan proyek di luar lingkup bisnis intinya. "Kami ingin buat semua BUMN kembali ke core business masing-masing. Itu tetap mekanisme bisnis," tegas Arya di Novotel Hotel Cikini, Jakarta.

Dia lantas memberikan contoh adanya 85 hotel yang dimiliki sejumlah perusahaan pelat merah. Namun, hotel-hotel tersebut tak semuanya menjadi bagian dari BUMN perhotelan, yakni PT Hotel Indonesia Natour (Persero) atau Inna Hotel Group.

Beberapa di antaranya dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) Tbk dan PT PANN Multi Finance. Perusahaan tersebut merambah bisnis perhotelan guna menambal kas pemasukan.

"PT PANN punya hotel di Bandung besar. Saya tanya, apakah itu menguntungkan? Mereka bilang iya pak, itu buat bantu kami bayar gaji-gaji (karyawan)," ungkap Arya.

[bim]

Baca juga:
Angkasa Pura II Ungkap Penyebab Penurunan Jumlah Penumpang Pesawat Sepanjang 2019
Angkasa Pura II Prediksi Penumpang 2019 Capai 90,5 Juta, Turun 18 Persen dari 2018
Pemudik Natal Kembali Padati Tol Cikampek, Contraflow Diberlakukan Sepanjang 14 Km
Diumumkan Senin, Erick Thohir Angkat Rudiantara Jadi Dirut PLN?
Sambut Nataru, 3 BUMN Kompak Sebar 1.000 Paket Sembako Murah
Rayakan Natal, Tiga BUMN Kolaborasi Salurkan Dana Ratusan Juta untuk Anak Yatim

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini