BKN: 530 Kabupaten Kota di Indonesia akan Merekrut Pegawai PPPK

Jumat, 8 Februari 2019 16:46 Reporter : Merdeka
BKN: 530 Kabupaten Kota di Indonesia akan Merekrut Pegawai PPPK Ilustrasi tes PPPK . ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Portal nasional Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) akan resmi dibuka hari ini pada pukul 16:00 WIB. Namun, calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baru dapat mendaftar pada tanggal 10 Febuari 2019 mendatang.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan bahwa pendaftaran calon pegawai PPPK ini akan dilakukan secara serentak di 530 Kabupaten Kota di Indonesia.

"Tapi itu tidak semua ya, tergantung anggaran yang ada di kabupaten kota tersebut tercukupi atau tidak," jelasnya di Jakarta, Jumat (8/2).

Hingga saat ini, BKN belum dapat memastikan seberapa banyak jumlah honorer K2 yang akan mengikuti seleksi PPPK ini.

"Jumlah pastinya nanti akan ada saat portalnya udah kebuka, jadi kita tunggu saja," tambahnya.

Kemudian syarat-syarat administrasi yang dibutuhkan oleh calon PPPK akan diberitahu lebih lanjut pada tanggal 10 Febuari 2019, di portal nasional SSCASN.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan, mengatakan pendaftaran PPPK akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional SSCASN via https://sscasn.bkn.go.id pada tanggal 10 hingga 16 Febuari 2019.

"Jadi tes pertama itu tes seleksi administrasi, jadi silakan siapkan scan dokumen-dokumen yang dibutuhkan," ungkapnya di Jakarta, Jumat (8/2).

Ridwan menambahkan calon P3K untuk lebih teliti dalam mengecek kebutuhan formasi tersebut, apakah untuk S1 atau D3 atau bahkan S2. "Karena 2013 kemarin ternyata ada yang belum S1 padahal guru harus S1, kemudian tenaga kesehatan minimal D3," jelasnya.

Selain itu, calon PPPK juga harus memperhatikan asal domisili di mana mereka terdaftar. Sebab, penerimaan PPPK ini berdasarkan kepada domisili mereka berada.

"Jadi kalo ada K2 guru Gorontalo mau mengajar di kota lain itu tidak bisa, karena tidak terdaftar di dalam sistem," ujarnya.

Reporter: Ayu Lestari

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini