Beras sachet produksi Bulog mulai dijual bebas
Merdeka.com - Perum Bulog Divre Jawa Tengah mulai mendistribusikan beras renteng atau sachet (kemasan 200 gram) sebanyak 23.966 renceng kepada masyarakat. Adapun beras itu di jual bebas dengan permintaan paling menonjol di Solo.
"Beras renceng ini sudah dijual bebas, dengan adanya beras Bulog dijual di pasaran bisa mampu mengurangi beban pembelian beras renceng kualitas premium di sejumlah pasar Jateng," kata Kepala Bulog Divre Jateng, M Sigit Tedjo Mulyono.
Untuk sejumlah sasaran pendistribusian beras, Sigit sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar ikut turut menjadi produsen penjual dengan membidik kalangan anak kos, serta keluarga baru.
"Kami berikan produk beras renceng ke toko. Mereka saya beri kesempatan untuk menjualnya. Untuk harga sendiri HET beras Rp 2.300, tapi harga jual tingkat pedagang besar sebesar Rp 2.500. Target Bulog menggandeng semua toko dan kampung akan kita kirim," ujarnya.
Jika nantinya ada pedagang yang menolak beras renceng, dia akan melakukan sosialisasi terhadap manfaatnya. Meski demikian, produk beras renceng tersebut punya batas kadaluarsa.
"Hanya 3 bulan, lebih dari itu kita akan tarik dari pasaran," jelasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya