Benahi Masalah Jakarta Habiskan Dana Rp571 Triliun

Senin, 16 September 2019 18:58 Reporter : Dwi Aditya Putra
Benahi Masalah Jakarta Habiskan Dana Rp571 Triliun Monas. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Bambang Brodjonegoro memastikan bahwa wilayah Jakarta masih akan jadi prioritas pembangunan meski tak lagi menyandang sebagai ibu kota negara. Bahkan, pemerintah tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp571 triliun untuk mengatasi berbagai persoalan di Jakarta atau urban regeneration.

Bambang merincikan, dari total anggaran sebesar Rp571 triliun tersebut nantinya akan bersumber dari APBN sebanyak 38 persen. Kemudian melalui obligasi pinjaman daerah mencapai 18 persen dan pendanaan swasta 12 persen.

"Dari jumlah tersebut akan dibagi ke dalan rencana kegiatan pengembangan transportasi publik, pelayanan air bersih, penanggulangan banjir, hingga perumahan rakyat," kata Bambang saat ditemui di Jakarta, Senin (16/9).

Untuk pengembangan transportasi publik, pemerintah akan menambah jalur kereta MRT dari sebelumnya 16 kilometer (Km) menjadi 223 Km dengan total anggaran Rp214 triliun. Sedangkan pembangunan jalur LRT dari 5,8 Km akan ditambah menjadi 16 Km dengan anggaran Rp60 triliun.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan peningkatan rel kereta dalam kota sepanjang 27 Km dengan biaya Rp27 triliun. Kemudian untuk jaringan untuk Transjakarta menjadi 2.149 Km dengan biaya Rp10 triliun dan peremajaan 20 ribu unit angkutan umum sebesar Rp4 triliun.

Sementara untuk pelayanan air bersih sendiri akan difokuskan untuk pembangunan saluran air bersih untuk 100 persen warga Jakarta dengan anggaran Rp27 triliun. Selanjutnya untuk pengelolaan air limbah dibiayai sebesar Rp69 triliun.

"Untuk penanggulangan banjir di Jakarta kita siapkan Rp70 triliun. Sedangkan perumahan rakyat kita akan membangun 600 unit rumah murah dengan anggaran Rp90 triliun," tandasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini