Banting Setir Produksi Masker Kain, Penjahit Ini Banjir Pesanan

Minggu, 22 Maret 2020 17:27 Reporter : Erwin Yohanes
Banting Setir Produksi Masker Kain, Penjahit Ini Banjir Pesanan Penjahit Banting Setir Membuat Masker. ©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Di tengah langkanya masker akibat menyebarnya virus corona atau corona virus diseases 2019 (covid-19) ternyata masih ada peluang usaha yang cukup menggiurkan. Yakni, bisnis membuat masker sendiri.

Setidaknya peluang bisnis ini lah yang kini ditekuni oleh pasangan suami istri Yudi dan Dwi Anjani Susiana Putri, warga Miagan, Mojoagung, Jombang. Pasutri yang berprofesi sebagai penjahit baju ini, kini banting setir menjadi penjahit masker yang terbuat dari kain.

"Awalnya saya menjahit baju. Kemudian satu Minggu lalu ada wabah corona yang menyebar dan orang mulai sulit mencari masker. Kalau pun ada harganya mahal. Akhirnya saya memproduksi sendiri, dan ternyata sambutan masyarakat di luar dugaan," kata Dwi, Minggu (22/3).

Dia menambahkan, dirinya sudah cukup lama menekuni bidang jahit menjahit. Sebab, kegiatan ini lah yang saat ini menopang ekonomi keluarganya. Dia pun membuat masker dari kain, dan satu demi satu pesanan pun mulai bermunculan.

Seiring dengan waktu, pesanan terhadap masker buatannya itu justru makin membludak hingga membuat dia dan sang suami kewalahan. "Ini saya sedang menjahit kain untuk pembuatan masker pesanan orang-orang. Banyak yang memesan," ujarnya.

Dia menyebut, pesanan tidak hanya berasal dari orang biasa, namun sejumlah orang dari kalangan medis pun turut memesan masker buatannya. Selain itu, warga dari beberapa daerah juga turut memesan masker buatannya, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan beberapa kota lainnya.

Tidak hanya memasarkan secara konvensional, Dwi juga menjual masker buatannya melalui media sosial, seperti facebook maupun instagram. "Kami sampai kewalahan menerima pesanan. Pegawai puskesmas saja pesan 250 lembar," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Dibuat dari 2 Jenis Kain

2 jenis kain rev1

Masker buatannya ini pun diklaimnya dapat menangkal virus. Sebab, masker buatannya itu dilapis oleh dua jenis kain. Keunggulan lainnya, pemesan dapat memilih motif kain yang diinginkannya, atau bahkan jika ada yang suka tanpa motif alias polos juga disediakan.

Untuk satu masker dibanderol dengan harga Rp10 ribu. Namun, jika pemesan memesan lebih dari 100 biji, maka harganya akan mendapat diskon.

Dia mengaku senang dengan peluang bisnis ini, namun dia tetap berharap wabah penyakit ini bisa segera hilang. Dia mendoakan agar semua warga Indonesia segera dihindarkan dari bencana ini.

"Moga-moga cepat selesai lah wabah ini," tutupnya. [azz]

Baca juga:
Cara Warung Upnormal Bertahan Hadapi Persaingan Bisnis Kuliner
Tingkatkan Literasi Keuangan, Fintech Amartha Siap Cetak Wirausaha Perempuan
Rahasia Sukses Bos OYO Jadi Miliarder di Usia 25 Tahun Meski Besar di Kota Miskin
Gara-Gara Virus Corona, Pedagang Bir Pletok Ketiban Rezeki Nomplok
Kisah Miliarder Sukses Berkat Janji Selalu Makan Malam di Rumah Pada Istri

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini