Bank Mandiri Rencana Turunkan Bunga KPR Antara Mei-Juni 2020

Kamis, 27 Februari 2020 17:25 Reporter : Merdeka
Bank Mandiri Rencana Turunkan Bunga KPR Antara Mei-Juni 2020 Bank Mandiri. ©Istimewa

Merdeka.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berencana menurunkan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada kuartal II 2020. Perseroan berencana menurunkan bunga sekitar 25 hingga 50 basis poin (bps).

"Kalau turun paling 25-50 bps, tergantung lah kan kalaupun bunga turun likuiditasnya belum tentu ada," ujar EVP Consumer Loan Bank Mandiri, Ignatius Susatyo, di Jakarta, Kamis (27/2).

Menurutnya, masalah KPR saat ini bukan dari sisi bunga. Namun juga likuiditas di perbankan sedang ketat, sehingga mempengaruhi pergerakan bunga. Dia mengungkapkan, saat ini kisaran bunga di Bank Mandiri, berada di 11,5 persen hingga 12,5 persen.

Ignatius menambahkan, Februari ini, Bank Mandiri juga memberikan promo khusus untuk KPR. Yakni bunga 4,59 persen untuk satu tahun dan 5,99 persen untuk 3 tahun. Perseroan juga memiliki produk bunga fix 9,99 persen selama 10 tahun.

"Ada nih produk selama 10 tahun cicilannya tetap tidak naik tidak turun," ungkapnya.

Rencana penurunan bunga KPR tersebut merespons atas penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI). Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 18-19 Februari 2020 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebanyak 25 basis poin ke 4,75 persen.

1 dari 1 halaman

BTN Turut Janjikan Penurunan Bunga KPR

janjikan penurunan bunga kpr

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Pahala N Mansury, mengatakan telah menurunkan suku bunga KPR 15 basis poin (bps) pada Januari lalu. Perseroan berjanji akan terus menurunkan suku bunga hingga akhir tahun.

Salah satu faktor pendukungnya ialah fokus perseroan dalam menggenjot dana murah. "Kita punya inisiatif target kita adalah rasio dana murah akhir tahun mencapai 45 persen," ujar Pahala di Jakarta, Senin (17/2).

Pahala melanjutkan, perseroan menargetkan dana pihak ketiga pada 2020 dapat tumbuh 15 persen. Sementara, dana deposito bisa bertumbuh 6 persen hingga 8 persen.

"Kita harapkan ini juga akan berpengaruh pada rasio dana murah dan juga cost of fund yang ada di bank BTN. Kalau cost of fund murah tentunya (bunga) pembiayaan kredit kita pun bisa kita turunkan," tuturnya.

Pahala menambahkan, bunga KPR rendah juga telah ditawarkan perseroan melalui sejumlah program. Seperti contohnya BTN Solusi.

"Kalau mereka taruh tabungan mereka melalui payroll di bank BTN, kita bisa berikan pinjaman KPR sebesar 6,99 persen. Ini salah satu yang paling agresif saat ini untuk menarik nasabah kita."

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Gandeng Fintech dan E-Commerce, Bank Mandiri Target Salurkan Rp1 Triliun ke UMKM
Hai Milenial, Ini Pembiayaan Kredit Otomotif Andalan Kamu
Akibat Virus Corona, Bank Mandiri Tunda Akuisisi Bank di Korea Selatan
Raup Laba 2019 Rp27,5 T, Bank Mandiri Sebar Dividen Rp353 per Lembar Saham
Gantikan Wamen BUMN, Chatib Basri Terpilih Jadi Komisaris Utama Bank Mandiri
Perusahaan Pembiayaan Ini Tolak Biayai Kredit Mobil China dan Korea
Mandiri Utama Finance Incar Pembiayaan Produk Otomotif Rp 8,8 Triliun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini