Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bank BNI naikkan suku bunga secara selektif

Bank BNI naikkan suku bunga secara selektif ATM BNI di Hong Kong. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) telah menaikkan suku bunga deposito secara selektif. Hal ini dilakukan sebagai upaya Perseroan untuk mengurangi tekanan terhadap margin bunga bersih (nett interest margin/NIM).

Direktur Manajemen Risiko BNI, Bob Tyasika Ananta menjelaskan, kenaikan suku bunga tak bisa dihindari sebagai akibat kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 Days Reverse Repo Rate menjadi 5,5 persen.

"Betul, ada tekanan terhadap NIM. Tapi justru cost of fund (biaya dana) kami turun, walaupun sebetulnya BNI sudah menaikkan suku bunga deposito secara selektif," tuturnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/8).

Bob menjelaskan, penurunan biaya dana perseroan itu karena kenaikan dana pihak ketiga (DPK) didominasi oleh dana murah yang terdiri dari tabungan dan giro. Dari total DPK perseroan sebesar Rp 526,48 triliun pada semester I 2018, kontribusi dana murah mencapai 63,8 persen.

"Kenaikan Dana Murah sangat signifikan, dari giro semakin tambahnya penggunaan cast manajemen jumlah rekening makin banyak dan transaksi makin banyak. Sementara time deposite porsinya makin kita kurangi," ujarnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP