Bandara Singkawang Catat Lonjakan Penumpang Signifikan, Dorong Ekonomi Lokal

Bandara Singkawang menunjukkan tren pertumbuhan penumpang yang sangat positif sejak beroperasi, dengan lonjakan signifikan sepanjang 2025 yang berdampak pada ekonomi lokal dan membuka peluang pengembangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bandara Singkawang Catat Lonjakan Penumpang Signifikan, Dorong Ekonomi Lokal
Bandara Singkawang menunjukkan tren pertumbuhan penumpang yang sangat positif sejak beroperasi, dengan lonjakan signifikan sepanjang 2025 yang berdampak pada ekonomi lokal dan membuka peluang pengembangan. (AntaraNews)

Bandara Singkawang di Kalimantan Barat mencatat tren pertumbuhan penumpang yang sangat positif sejak resmi beroperasi pada November 2024. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam pergerakan penumpang sepanjang tahun 2025. Peningkatan ini menjadi indikasi kuat terhadap geliat ekonomi dan mobilitas masyarakat di Singkawang serta daerah sekitarnya.

Kepala BPS Kota Singkawang, Yanuar Lestariadi, menjelaskan bahwa data tersebut bersumber dari Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II Tebelian Sintang. Lonjakan jumlah penumpang ini mencerminkan kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap konektivitas udara yang ditawarkan oleh Bandara Singkawang. Hal ini juga berpotensi memberikan dampak positif yang luas bagi berbagai sektor di wilayah tersebut.

Sejak awal operasionalnya, Bandara Singkawang telah menarik perhatian dengan peningkatan jumlah penumpang yang konsisten. Tren positif ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan operasional bandara, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan infrastruktur dan layanan penerbangan di masa mendatang.

Pada awal operasional Bandara Singkawang di November 2024, jumlah penumpang yang tiba tercatat sebanyak 397 orang, sementara penumpang yang berangkat mencapai 406 orang. Angka ini menjadi titik awal yang kemudian menunjukkan peningkatan drastis dalam beberapa bulan berikutnya, mencapai ribuan penumpang. Pertumbuhan ini menandakan respons positif dari masyarakat terhadap layanan transportasi udara yang baru tersedia.

Memasuki pertengahan tahun 2025, peningkatan jumlah penumpang di Bandara Singkawang semakin terlihat jelas. Pada bulan Juni 2025, tercatat sebanyak 6.748 penumpang datang dan 7.366 penumpang berangkat melalui Bandara Singkawang. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Bandara Singkawang telah menjadi pilihan utama bagi banyak individu yang melakukan perjalanan, baik untuk tujuan bisnis maupun wisata.

Tren pertumbuhan ini terus berlanjut hingga akhir tahun, dengan Desember 2025 menjadi periode puncak. Pada bulan tersebut, jumlah penumpang yang datang mencapai 8.851 orang dan penumpang berangkat sebanyak 8.057 orang. Yanuar Lestariadi menyoroti bahwa dalam kurun waktu sekitar satu tahun sejak beroperasi, terjadi peningkatan lebih dari 20 kali lipat dibandingkan periode awal operasional Bandara Singkawang.

Peningkatan pergerakan penumpang di Bandara Singkawang bukan hanya sekadar angka, melainkan juga indikator kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap konektivitas udara Singkawang. Yanuar Lestariadi menilai, keberadaan Bandara Singkawang memberikan dampak positif yang signifikan. Sektor perdagangan, jasa, hingga pariwisata di daerah tersebut merasakan geliat ekonomi yang lebih baik berkat aksesibilitas yang semakin mudah.

Saat ini, Bandara Singkawang melayani satu rute penerbangan domestik yang menghubungkan Singkawang dengan Jakarta. Rute ini dioperasikan oleh dua maskapai penerbangan nasional, menunjukkan adanya permintaan yang stabil untuk koneksi antara kedua kota. Meskipun demikian, daya serap pasar yang kuat mengindikasikan potensi besar untuk pengembangan lebih lanjut.

Meskipun baru memiliki satu rute utama, pergerakan penumpang yang terus meningkat ini menunjukkan daya serap pasar yang cukup kuat. Situasi ini membuka peluang besar bagi penambahan frekuensi penerbangan maupun pengembangan rute baru di masa mendatang. Potensi ini dapat lebih memperkuat posisi Bandara Singkawang sebagai gerbang utama bagi pertumbuhan regional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi