Arus Balik Lebaran 2026: Ribuan Penumpang Padati Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor Menuju Tarakan

Arus Balik Lebaran Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor mencatat lonjakan penumpang signifikan, dengan 1.153 orang menuju Tarakan pada H2 Lebaran 2026. Simak detail pergerakan armada dan penumpang yang padat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Arus Balik Lebaran 2026: Ribuan Penumpang Padati Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor Menuju Tarakan
Arus Balik Lebaran Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor mencatat lonjakan penumpang signifikan, dengan 1.153 orang menuju Tarakan pada H2 Lebaran 2026. Simak detail pergerakan armada dan penumpang yang padat. (AntaraNews)

Tanjung Selor, Kalimantan Utara, menunjukkan aktivitas padat pada H2 Lebaran 2026. Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mencatat ribuan penumpang speedboat yang bergerak menuju Kota Tarakan. Mobilitas tinggi ini menjadi bagian dari Arus Balik Lebaran 2026 setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Perwira Jaga Kesyahbandaran Pelabuhan Kayan II, Asis Maming, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang berangkat dari pelabuhan tersebut mencapai 1.153 orang pada Minggu atau hari kedua Lebaran. Sementara itu, sebanyak 799 orang tiba di pelabuhan yang sama. Seluruh pergerakan ini dilayani oleh 18 unit speedboat yang beroperasi secara intensif.

Speedboat terakhir yang berangkat dari Tanjung Selor pada H2 Lebaran 2026 adalah Tri Putri Tunggal Dewi Chichlo pada pukul 16.10 Wita, tiba di Pelabuhan Tengkayu SDF Tarakan pukul 17.40 Wita. Di sisi lain, speedboat terakhir yang tiba di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor pada waktu yang sama adalah Menara Niklas, yang berangkat dari Tarakan pukul 16.10 Wita.

Data produktivitas angkutan Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah dari Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor menunjukkan pola pergerakan penumpang yang menarik. Sejak H-7 Lebaran, tercatat 22 unit speedboat beroperasi, melayani 1.213 penumpang berangkat dan 653 penumpang tiba.

Kepadatan terus meningkat mendekati hari H Lebaran. Pada H-6, 23 unit speedboat melayani 1.246 penumpang berangkat dan 831 tiba. Selanjutnya, H-5 mencatat 22 unit speedboat dengan 1.284 penumpang berangkat dan 832 tiba.

Puncak kepadatan penumpang terjadi pada H-3 Lebaran, di mana jumlah penumpang yang berangkat maupun tiba menjadi yang terbanyak. Sebanyak 24 unit speedboat beroperasi, mengangkut 1.420 penumpang berangkat dan 994 penumpang tiba di Pelabuhan Kayan II.

Setelah puncak pada H-3, terjadi sedikit penurunan jumlah penumpang dan armada pada H-2 Lebaran. Tercatat 1.218 penumpang berangkat dan 827 tiba, dilayani oleh 23 armada speedboat. Penurunan ini berlanjut pada H-1, dengan 628 penumpang berangkat dan 588 tiba menggunakan 18 unit speedboat.

Pada Hari H Lebaran, meskipun jumlahnya lebih sedikit, aktivitas di Pelabuhan Kayan II tetap ada. Lima unit speedboat melayani 300 penumpang berangkat dan 264 penumpang tiba. Hal ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tidak berhenti sepenuhnya bahkan pada hari raya itu sendiri.

Kondisi kembali ramai pada H2 Lebaran, yang menjadi fokus utama laporan ini, dengan 1.153 penumpang berangkat menuju Tarakan. Angka ini menandai dimulainya Arus Balik Lebaran yang signifikan, menunjukkan bahwa banyak pemudik mulai kembali ke tujuan mereka setelah merayakan Idul Fitri.

Secara keseluruhan, dari H-7 hingga Hari H Lebaran, Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor telah melayani total mobilitas penumpang yang substansial. Jumlah penumpang yang berangkat mencapai 8.708 orang. Sementara itu, sebanyak 5.685 orang tiba di pelabuhan ini selama periode yang sama.

Angka-angka ini menggarisbawahi peran vital Pelabuhan Kayan II sebagai salah satu gerbang transportasi utama di Kalimantan Utara, khususnya selama periode libur panjang seperti Lebaran. Koordinasi antara Kesyahbandaran Pelabuhan dan Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara menjadi kunci kelancaran arus penumpang.

Efisiensi operasional 18 hingga 24 unit speedboat dalam melayani ribuan penumpang setiap harinya mencerminkan kesiapan infrastruktur dan personel dalam menghadapi lonjakan permintaan. Pengawasan ketat juga dipastikan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh penumpang selama perjalanan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi