Arcandra Beberkan Sebab Pertamina Gagal Kelola Blok Migas West Ganal

Selasa, 7 Mei 2019 16:09 Reporter : Merdeka
Arcandra Beberkan Sebab Pertamina Gagal Kelola Blok Migas West Ganal Arcandra Tahar soal lelang blok migas. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) dan Eni Indonesia Ltd gagal mengelola Blok Minyak dan Gas Bumi (migas) West Ganal, dalam lelang wilayah kerja migas tahap I 2019, dengan mekanisme lelang reguler. Pertamina dan Eni Indonesia membentuk konsorsium dan menjadi peserta lelang Blok Migas Tahap I dengan mengincar Blok West Ganal, bersaing dengan Neptune Energy Muara Bakau B.V.

"Pertamina dan ENI itu masukkan kan," kata Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (7/5).

Arcandra melanjutkan, setelah tim lelang Blok Migas Kementerian ESDM dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Migas (SKK Migas) melakukan evaluasi, Menteri ESDM Ignasius Jonan memutuskan tidak ada yang memenangkan Blok West Ganal. Hal ini disebabkan oleh ketentuan yang tidak sesuai, sehingga harus dilelang ulang dalam periode lelang berikutnya.

"Pemerintah putuskan tidak ada pemenang, jadi untuk kedua ini, pertimbangan yang dilakukan tim lelang yang terdiri dari ESDM, SKK Migas dan meeting yang dipimpin Jonan kita simpulkan bahwa West Ganal harus lelang ulang," tuturnya.

Menurut Arcandra, dalam lelang Blok West Ganal tahap berikutnya, pemerintah akan merubah ketentuan (Term and Condition/TnC), sehingga kontraktor dapat memproduksi migas lebih banyak. "Ini akan lelang ulang besok dengan TnC berbeda. Untuk itu besok kita lelang dengan TnC yang agak berbeda agar dapatkan kontraktor yang tentunya bisa hasilkan hydrocarbon sesuai dengan harapkan," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini