Aprindo: Uang kembalian Alfamart disumbangkan ke yayasan kredibel

Rabu, 28 Desember 2016 17:02 Reporter : Syifa Hanifah
Aprindo: Uang kembalian Alfamart disumbangkan ke yayasan kredibel Waralaba Alfamart. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy N Mandey, menegaskan dana sumbangan masyarakat melalui Alfamart telah disalurkan melalui yayasan terpercaya. Selain itu, mekanisme penghimpunan dana telah melalui prosedur yang ditentukan.

"Kami mau peduli dan adakan himpun dana. Secara resmi semuanya (prosedur) dilewati sesuai aturan berlaku, yayasan kredibel, standar oprasi kerja, miliki bukti-bukti nyata dan dirasakan oleh masyarakat di mana kami kerjasama," ujarnya di Jakarta, Rabu (28/12).

"Semua yayasan kredibel dan dirasakan baik pemerintah dan masyarakat. Jelas juga managementnya seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Unicef, Yayasan Kasih anak Kanker Indonesia (YKAKI), dan Kick Andy Foundation (KAF)," tambah Roy.

Roy meyakinkan bahwa uang sumbangan ini tidak diputar ulang sebagai aset untuk modal. Sementara itu, Ketua YKAKI Ira Soelistyo menilai peran perusahaan ritel seperti Alfamart, sangat dibutuhkan untuk membantu yayasan sosial dalam menghimpun dana bantuan masyarakat.

"Kerja sama pengumpulan donasi konsumen untuk YKAKI sudah terjalin sejak 2014, yang telah kami wujudkan berupa pengadaan empat rumah singgah yang sampai saat ini telah membantu ratusan anak penderita kanker di berbagai daerah," pungkasnya.

Sebelumnya, Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) mengabulkan permohonan yang diajukan Mustolih Siradj selaku konsumen/Donatur Alfamart terhadap keterbukaan informasi tentang dana bantuan sumbangan yang dilakukan PT Alfaria Trijaya (Alfamart).

Atas putusan tersebut pemohon Mustolih mengaku mengapresiasi putusan majelis komisioner KIP. Sebab, selama ini PT Alfaria Trijaya menyalahgunakan dana sumbangan dari warga untuk keperluan CSR perusahaan tersebut.

Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mewakili pihak Termohon menyampaikan ketidakpuasannya terhadap hasil putusan KIP yang digelar pada Senin (19/12/2016). [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini