APBN Diprioritaskan Tangani Corona, Sri Mulyani Konsultasi ke BPK

Senin, 23 Maret 2020 11:49 Reporter : Dwi Aditya Putra
APBN Diprioritaskan Tangani Corona, Sri Mulyani Konsultasi ke BPK Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan segera berkonsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait rencana perubahan biaya Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2020. Menurutnya, situasi emergency kali ini akan mengubah langkah-langkah kementerian atau lembaga dan daerah untuk mengubah prioritas APBN, sehingga tidak menjadi temuan audit.

"Tentunya kita tetap menjaga tata kelola, kita tetap tidak akan mengharap tidak terjadi, penyelewengan tapi semua bekerja fokus untuk benar-benar menangani masalah pandemi ini dan melindungi masyarakat, serta dunia usaha," kata Sri Mulyani dikutip dari setkab, ditulis Senin (23/3).

Bendahara Negara ini mengaku sudah berkomunikasi juga sebelumnya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta BPK. Bahwasanya saat ini sedang menghadapi situasi yang seharusnya mulai melakukan audit untuk anggaran 2019, tapi karena situasi Covid-19 secara langsung akan sangat terpengaruh.

Sejauh ini, Kementerian Keuangan bersama-sama Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner OJK terus melakukan pemantauan, baik dari kebutuhan likuiditas, kebutuhan sisi foreign exchange, pergerakan surat utang, korporasi, dan kemungkinan terjadinya dampak NPL yang meningkat.

"Ini semuanya sedang kita terus pantau dengan protokol yang sama terjadi di tahun 2008-2009," kata dia.

1 dari 1 halaman

Sri Mulyani menambahkan bersama BI dan OJK tentu harus memodifikasi berdasarkan situasi terkini, dampaknya kepada sistem keuangan yang rembesannya atau masukan dari dampak corona itu kepada sektor keuangan melalui suku bunga, nilai tukar, pinjaman yang mungkin akan mengalami kemacetan, maupun dari berbagai sentimen psikologis akan dimasukkan dalam protokol yang sedang ditingkatkan.

"Saat ini kita terus meningkatkan level dari waspada ke siaga akan terus kita lakukan sehingga kita mampu betul-betul meng-adjust atau menyesuaikan tingkat dari pemerintah untuk melakukan respons terhadap pergerakan yang begitu sangat dinamis," pungkasnya. [azz]

Baca juga:
Sri Mulyani: Presiden Minta Biaya Perjalanan Dinas Digunakan untuk Penanganan Corona
Pemerintah Sunat Rp59 T Transfer Daerah dan Dana Desa untuk Tangani Virus Corona
Menteri Sri Mulyani Telah Kumpulkan Rp62,3 T dari APBN untuk Tangani virus Corona
Ada Virus Corona, Jokowi Minta APBN Ubah Fokus ke Kesehatan Hingga Insentif UKM
Anggota Banggar DPR: Alihkan Duit Infrastruktur Untuk Melawan Corona
Sri Mulyani: Belanja Barang Kementerian Pertahanan Meningkat Tajam di Februari 2020

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini