Angkasa Pura II siapkan rekayasa jalur di bandara saat Asian Games 2018
Merdeka.com - PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta memperkirakan puncak kedatangan delegasi tamu Asian Games akan terjadi sejak H-3 atau pada tanggal 15, 16, dan 17 Agustus 2018. Pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan dalam menyambut kedatangan 15.000 tamu delegasi dan official Asian Games 2018 ini.
"Akan ada 15.000 atlet dan official, 2.500 tamu VVIP, 5.000 wartawan yang akan datang di perhelatan Asian Games ini," ucap Ketua Satgas Asian Games Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi di Posko utama Asian Games 2018 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (11/8).
Dalam penyambutan atlet dan official Asian Games yang tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta dan 3 Bandara lain, di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II pihaknya telah melakukan rekayasa agar para delegasi ini tak bercampur dengan penumpang reguler.
"Flow delegasi sudah kami atur, sejak turun pesawat dia harus melapor ke konter akreditasi Asian Games, kemudian kami ada line khusus untuk delegasi ini keluar area terminal menuju bus untuk mengantar mereka ke Hotel atau Venue," ucap Agus.
Untuk pengurusan administrasi keimigrasian bagi para delegasi, pihaknya juga telah menyiapkan mesin auto gate, sehingga pemeriksaan keimigrasian dilakukan secara elektronik. "Tidak lagi manual, agar mempersingkat waktu," katanya.
PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta juga mempersiapkan lima parkir stand cadangan. Saat ini 146 parkir stand yang tersedia di Bandara Soekarno-Hatta penuh untuk penerbangan reguler setiap harinya.
"Bandara memastikan ketersediaan kapasitas yang dibutuhkan termasuk apron (area parkir pesawat), yang kritikal ini adalah tempat parkir pesawat. Saat ini tersedia 146 parking stand pesawat yang hari-hari biasanya sudah penuh," kata dia.
Namun begitu, demi mengantisipasi adanya tambahan pesawat yang menginap atau tinggal di Bandara Soekarno-Hatta akibat dari adanya Asian Games ini, pihaknya menyiapkan lima parkir stand tambahan.
"Kita ada 5 cadangan parkir di Bandara Soetta, namun kalau sampai nanti memerlukan tambahan, maka akan kita lakukan di Kertajati Bandung," kata Agus.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya