Anak buah Menteri Susi kembali tangkap kapal Vietnam pencuri ikan RI
Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meringkus delapan kapal Vietnam yang sedang melaut di wilayah perairan Indonesia. Delapan kapal tersebut ditangkap saat sedang menangkap ikan di kawasan perairan Natuna.
Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Eko Djalmo mengatakan, KKP bekerja sama dengan TNI AL dan Polri menangkap delapan kapal tersebut dalam dua kali operasi, yakni pada 10 Juli dan 15 Juli 2017. Kapal tersebut terbukti melintasi dan mengambil perikanan di Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.
"Alasan yang terakhir adalah mereka mengklaim kalau perairan Natuna itu masuk ke perairan Vietnam," kata Eko di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Selasa (18/7).
Selain itu, berdasarkan hasil interogasi 30 Anak Buah Kapal (ABK) yang ditangkap, terungkap bahwa mereka menangkap ikan di laut Indonesia karena hasilnya selalu banyak dan rasanya lebih enak.
Penangkapan ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, pada Maret lalu KKP berhasil menangkap 17 kapal ikan berbendera Vietnam dan Filipina di perairan Natuna, Kepulauan Riau, dan perairan Sulawesi Utara oleh empat armada kapal pengawas, yaitu KP Hiu 12, KP Orca 01, KP Hiu Macan Tutul 02, dan KP Hiu Macan 03.
"Dari hasil operasi yang sudah-sudah, ada 695 ABK Vietnam yang ditangkap. Mereka seperti tidak dapat jeranya," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya