Adaro jual 35 persen saham perusahaan logistik batu bara
Merdeka.com - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui PT Alam Tri Abadi (ATA) mendivestasikan seluruh kepemilikan sahamnya di PT Servo Meda Sejahtera (SMS) atau sebanyak 35 persen dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam SMS.
Dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/2), dijelaskan bahwa 35 persen saham tersebut setara dengan 360.500 lembar saham dengan nilai USD 25,13 juta. Saham tersebut dijual kepada dua pihak, yaitu PT Perusahaan Palembang Investama sebanyak 216.300 lembar saham senilai USD 15,08 juta, dan PT Energi Karya Persada sebanyak 144.200 lembar saham senilai USD 10,05 juta.
Selain itu, piutang ATA senilai USD 16,67 juta dan Rp 499,20 miliar turut dialihkan dan atau dilunasi. Transaksi-transaksi tersebut dilakukan ATA dengan pihak-pihak yang merupakan afiliasi dari Titan Group dan Trafigura Pte. Ltd.
"Penjualan SMS konsisten dengan fokus Adaro untuk menjaga neraca keuangan yang solid serta sejalan dengan tujuan jangka panjang Adaro menciptakan nilai maksimum yang berkelanjutan dari batu bara Indonesia," kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Adaro Energy Garibaldi Thohir dalam keterangan pers tersebut.
Garibaldi menambahkan, Adaro akan fokus pada integrasi pit to power di Sumatera Selatan. Walaupun Adaro telah mendivestasikan seluruh kepemilikan sahamnya di SMS, Adaro tetap mempunyai hak untuk menggunakan jalan khusus tambang batu bara yang dimiliki oleh PT Servo Lintas Raya, dan juga fasilitas pelabuhan yang dioperasikan oleh PT Swarnadwipa Dermaga Jaya, yang mana kedua perusahaan tersebut dikendalikan oleh SMS.
Hak ini akan dituangkan dalam perjanjian khusus setelah jalan khusus tambang batubara dan fasilitas pelabuhan beroperasi secara komersial. Hak tersebut dapat digunakan sepanjang dan sampai dengan berakhirnya ijin-ijin pertambangan yang dimiliki oleh perusahaan pertambangan afiliasi dari ATA yang menggunakan hak tersebut.
SMS menyediakan pelayanan logistik batu bara yang terintegrasi di Sumatera Selatan. SMS diakuisisi Adaro pada Oktober 2011 senilai Rp 200 miliar.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya