Ada potensi penguatan IHSG

Selasa, 7 Januari 2014 07:38 Reporter : Novita Intan Sari
Ada potensi penguatan IHSG saham. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat. IHSG diprediksi berada di level 4.154-4.248.

"Perdagangan pada hari ini akan dipengaruhi oleh data tingkat inflasi Jerman yang diperkirakan akan mengalami kenaikan 1,4 persen YoY," ujar Analis Sinarmas Sekuritas, Christadi Rheza Mihardja dalam riset hariannya, Jakarta, Selasa (7/1).

Sementara itu, dari Amerika akan dirilis data ISM non-manufacturing indeks yang diperkirakan naik ke level 54.6 dan data factory orders yang diperkirakan naik 1,7 persen pada November. Senat diprediksi akan menyetujui calon chairman The Fed pilihan Presiden Barack Obama untuk menggantikan Ben Bernanke, yaitu Janet Yellen.

Selain itu, IHSG juga menunggu rilis data foreign reserve Indonesia yang diperkirakan naik dari bulan sebelumnya.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) dan PT Astra Internasional Tbk (ASII).

Sebelumnya sepanjang perdagangan kemarin Senin (6/1) IHSG menyentuh level 4263,62 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4188,38 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan berakhir di level 4202,81.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy. [noe]

Baca juga:
Marak aksi jual, IHSG berpotensi terkoreksi
Ditutup melemah, IHSG ikuti gerak indeks Asia dan Eropa
Hingga penutupan, IHSG tak beranjak dari zona merah
Awal pekan, IHSG dibuka melemah 39 poin
IHSG menunggu bursa saham global rebound

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. IHSG
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini