5 Persen pilot helikopter Indonesia terancam menganggur, ini sebabnya
Merdeka.com - Ketua Umum Asosiasi Pilot Helikopter Indonesia (APHI), Yunus Imanuddin menyebut bahwa sekitar 5 persen dari 300 pilot helikopter di seluruh Indonesia berpotensi menganggur pada tahun ini. Hal itu karena perusahaan migas yang biasa bekerja sama mengalami penurunan kegiatan sehingga kontrak tak diperpanjang.
"Kan kita kontraknya biasanya dengan oil company sekarang dengan harga minyak yang rendah sehingga kegiatan eksplorasi sekarang menurun," katanya saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (30/1).
Dia mengungkapkan, bahwa sebagian sistem pilot helikopter di sebuah perusahaan hanya kontrak, tapi ada juga yang menjadi karyawan tetap.
Lebih lanjut dia menilai, pemerintah kurang memaksimalkan penerbangan helikopter di Indonesia. Padahal banyak tempat yang hanya bisa dijangkau oleh helikopter.
"Ambil contoh pariwisata, tidak semua daerah-daerah bisa didarati oleh pesawat kan. kalau pesawat kan harus membangun airport," ujarnya.
Saat ini ada sekitar 25 perusahaan helikopter di Indonesia, tapi tidak semua dimaksimalkan dengan baik oleh pemerintah. Sebab, penerbangan dengan helikopter tidak membutuhkan bandara khusus untuk dilandasi.
"Saran saya maksimalkan helikopter untuk memaksimalkan pariwisata juga," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya