5 Infrastruktur di Indonesia Diklaim Jadi yang Terbaik Hingga Se-ASEAN

Senin, 11 Maret 2019 08:00 Reporter : Siti Nur Azzura
5 Infrastruktur di Indonesia Diklaim Jadi yang Terbaik Hingga Se-ASEAN Tol Trans Sumatera. Maulandy ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah telah membuat Indonesia menempati posisi tiga dengan Infrastruktur terbaik di Asia Tenggara (ASEAN). Dalam pemeringkatan yang dikeluarkan oleh IMF tersebut, Indonesia kalah dari Singapura yang menempati urutan pertama dan Malaysia di urutan kedua.

Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan, I Gede Pasek Suardika, mengatakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pun mengerek peringkat global competitiveness Indonesia. Peringkat global competitiveness Indonesia sendiri pada tahun 2017 naik dari peringkat 41 menuju peringkat 36.

Selain itu, peringkat kemudahan Berusaha (Easy of Doing Business/EoDB) Indonesia mengalami peningkatan. Pada 2017, peringkat EoDB Indonesia naik dari 91 menuju 72 dan naik lagi pada 2019 menjadi peringkat 40.

Berikut 5 infrastruktur di Indonesia yang diklaim jadi yang terbaik baik di ASEAN hingga di dunia.

1 dari 5 halaman

Tol Terpanjang di Indonesia

Tol Trans Sumatera. Istimewa ©2018 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni - Terbanggi Tinggi. Tol ini memiliki panjang 140,9 kilometer yang disebut sebagai tol terpanjang di Indonesia setelah Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) sepanjang 116,75 kilometer.

Jalan tol ruas Bakauheni - Terbang Tinggi ini akan dilengkapi dengan fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Jalan Tol atau Rest Area seperti SPBU, toilet, musala, restoran atau tempat makan, fasilitas isi ulang (uang elektronik, serta fasilitas penunjang lainnya.

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar menelan biaya investasi sebesar Rp 16,8 triliun. Dalam pelaksanaannya, proyek tol Bakauheni-Terbanggi Besar ini juga menyerap banyak tenaga kerja yakni sebanyak kurang lebih 3.200 orang tenaga konstruksi dan 231 orang tenaga operasi.

Pembangunan tahap pertama terdiri atas 8 ruas yang terbagi menjadi empat ruas awal yakni, Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Pekanbaru-Dumai, dan Bakauheni-Terbanggi Besar. Empat ruas lainnya Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Tanjung Api-Api dan Kisaran-Tebing Tinggi.

2 dari 5 halaman

7 Pelabuhan Hub Saingi Singapura

Pelabuhan Tanjung Priok. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan pemerintah sedang mematangkan pembentukan tujuh pelabuhan di Indonesia yang akan dijadikan pelabuhan hub berkelas internasional. Pelabuhan-pelabuhan ini direncanakan akan jadi jaringan pelabuhan terpadu yang terintegrasi dengan kawasan industri.

"Kita ingin mengurangi dominasi Singapura yang selama ini menjadi hub-nya. Nah kalau bisa hub yang selama ini tergantung Singapura itu bisa dipindahkan ke pelabuhan-pelabuhan di Indonesia," kata Menteri Bambang saat ditemui usai rapat tentang tol laut, di Kantor Menko Maritim, Jakarta, Jumat (15/2).

Tujuh pelabuhan ini, lanjut dia, akan terintegrasi mulai dari Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara, di sisi paling Barat hingga pelabuhan Sorong di sisi paling Timur Indonesia.

Ketujuh yang direncanakan bakal menjadi hub tersebut yakni Pelabuhan Kuala Tanjung/Belawan, Pelabuhan Kijing, Pelabuhan Bitung, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Makassar, dan Pelabuhan Sorong.

3 dari 5 halaman

Jembatan Gantung Terpanjang se-Asia

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan Resmikan Jembatan Situ Gunung. ©Istimewa

Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan menghadiri peresmian jembatan gantung Situgunung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (9/3). Jembatan kebanggaan warga Sukabumi ini memiliki panjang 243 meter dan lebar 1,2 meter, yang menjadikannya sebagai jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara.

"Terimakasih Situgunung Suspension Bridge ini telah dikerjakan dengan bagus dan terimakasih juga kepada Kementerian LHK, PT Fontis Aquam Vivam yang merupakan badan usaha swasta yang mengembangkan wisata di sini," sambut Menko Luhut di lokasi acara.

Pemerintah mendukung pembangunan obyek wisata seperti jembatan gantung tersebut karena sejalan target untuk menjadikan pariwisata sebagai pemberi sumbangan devisa negara terbesar.

berbagai upaya pemerintah mengenai pembangunan infrastruktur pendukung yang sudah dan sedang dilaksanakan, diantaranya pembangunan jalan tol yang menghubungkan berbagai wilayah di kabupaten terluas di Jawa Barat itu dengan provinsi lain.

4 dari 5 halaman

Kereta Cepat Pertama di ASEAN

Jokowi resmikan kereta cepat Bandung-Jakarta. ©Reuters/Garry Lotulung

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menuturkan, Jawa Barat akan mempunyai kereta cepat dari Jakarta ke Bandung pada tahun 2021 mendatang. Dengan demikian, dirinya berharap di usia ke-21, BUMN bisa semakin semangat untuk membangun negeri.

"Saya ingin keluarga besar BUMN di Kabupaten Jawa Barat maupun di Jawa Barat, harus bangga di Jawa Barat ini dibangun kereta cepat se-ASEAN. Insya Allah 2021 akan ada kereta cepat Jakarta-Bandung. Terus semangat. BUMN!" ungkapnya.

PT Wijaya Karya (Wika) menargetkan progres pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung mencapai 55 persen hingga akhir 2019. Pada akhir tahun lalu, proses pembangunannya mencapai sekitar 5 persen.

Pada tahun ini, ada sejumlah fokus pengerjaan yang akan dilakukan, yaitu pembangunan fondasi, pembuatan terowongan dan pemasangan track. Namun untuk track, baru bisa dikerjakan setelah fondasi selesai dibangun.

5 dari 5 halaman

Jembatan Lebih Tua dari Jembatan Brooklyn

Jembatan Lama Kediri. Istimewa

Amerika Serikat memiliki jembatan suspensi tertua yakni Jembatan Brooklyn yang selesai dibangun tahun 1883. Namun ternyata jembatan tersebut kalah tua dengan jembatan lama Kediri 'Brug Over den Brantas te Kediri', jembatan dengan konstruksi besi pertama di Jawa yang diresmikan pada 18 Maret 1869.

Pembangunan kedua jembatan ini memiliki teknologi canggih di masanya. Amerika dengan Jembatan Brooklyn adalah karya insinyur John Augustus Roebling, dan Belanda yang saat itu menjajah Bangsa Indonesia dengan 'Brug Over Den Brantas te Kediri' Jembatan Lama karya Sytze Westerbaan Muurling.

Desain Jembatan Brooklyn merupakan campuran suspensi/kabel topang, sedangkan Jembatan Lama Kota Kediri yang digambarkan jelas dalam buku 'Nieuw Nederlandsch Biografisch Woordenboek' adalah jembatan konstruksi besi pertama di Jawa.

Sementara itu hal yang menarik, Jembatan Lama Kediri mengacu UU 11/2010 tentang Cagar Budaya, dalam waktu dekat akan dijadikan cagar budaya oleh Pemkot Kediri. Dan pada tanggal 18 Maret 2019, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar akan meresmikan Jembatan Lama Kota Kediri sebagai cagar budaya sekaligus meresmikan Jembatan Brawijaya yang berada di sampingnya.

Jembatan bersejarah yang dibangun di era Belanda dan menjadi saksi perjuangan merebut kemerdekaan, jembatan ini juga menjadi saksi pernikahan Putri Juliana dan Pangeran Bernhard pada 7 Januari 1937.

Saat pernikahan Ratu Kerajaan Belanda yang memiliki nama lengkap Juliana Louise Marie Wilhelmina van Oranje-Nassau, Jembatan Lama Kota Kediri dihiasi dengan lampu yang sangat indah, dari ujung ke ujung jembatan.

Baca juga:
Jawa Barat Bakal Punya Kereta Cepat Pertama se-ASEAN di 2021
Bandara Sepinggan Jadi yang Terbaik di Dunia Versi Airports Council International
Kebutuhan Infrastruktur Rp 2.058 T, APBN Cuma Dapat Penuhi 30 Persen
Kokohnya Jembatan Lama Kediri, Berusia Lebih Tua dari Jembatan Brooklyn
Tol Bakauheni-Palembang Ditarget Beroperasi Fungsional saat Mudik Lebaran 2019

[azz]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini