300 Penerbangan delay, ini penjelasan Garuda Indonesia

Jumat, 1 Desember 2017 19:06 Reporter : Siti Nur Azzura
300 Penerbangan delay, ini penjelasan Garuda Indonesia Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sejumlah penumpang pesawat Garuda Indonesia menumpuk di bandara Soekarno-hatta akibat adanya penundaan dan pembatalan penerbangan di sejumlah rute pada hari ini, Jumat (1/12). Situasi ini terang membuat calon penumpang kesal lantaran tidak mendapatkan informasi jelas soal waktu keberangkatan.

Menanggapi hal tersebut, VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Hengki Heriandono mengatakan penundaan dan pembatalan penerbangan dikarenakan proses masa recovery operasional penerbangan Garuda Indonesia yang sebelumnya sempat terdampak Erupsi Gunung Agung, Bali, beberapa waktu lalu.

Di mana selama penutupan bandara Bali dan Lombok akibat erupsi Gunung Agung, Garuda Indonesia telah membatalkan lebih dari 300 penerbangan yang menyebabkan kru dan pesawat sempat tertahan di beberapa bandara out station (domestik dan internasional), sehingga harus dilakukan penyesuaian massive terhadap assignment kru dan pesawat.

"Perubahan yang massive tersebut kemudian memberikan dampak terhadap penjadwalan pesawat dan kru. Penundaan sejumlah sektor penerbangan Garuda Indonesia tersebut terjadi dikarenakan total trafik penerbangan di Bali berkontribusi terhadap 30 persen dari total daily flight Garuda Indonesia setiap harinya," kata Hengki melalui keterangan resminya, Jumat (1/12).

Selain disebabkan oleh proses masa recovery operasional penerbangan pasca erupsi Gunung Agung, faktor cuaca juga menjadi salah satu kendala signifikan terkait penundaan penerbangan Garuda Indonesia.

"Komitmen keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama bagi Garuda Indonesia, untuk itu kami senantiasa berupaya untuk memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan dalam menjalankan operasional penerbangan."

Atas kejadian ini, Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami seluruh penumpang atas situasi terjadi. Hingga saat ini perusahaan terus berupaya untuk memulihkan dampak dari keterlambatan penerbangan tersebut dengan memaksimalkan seluruh lini pelayanan operasional penerbangan.

Perusahaan juga akan menerapkan delay management policy kepada seluruh penumpang yang terdampak, termasuk memberikan snack meals, biaya kompensasi, penyediaan fasilitas hotel penumpang hingga mengupayakan pemberangkatan penumpang pada beberapa penerbangan Garuda Indonesia yang tersedia. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini