Wanita Israel Menangis Rumahnya Hancur Kena Rudal Iran, Warga AS Justru Mengejeknya 'Hasil Merampok Milik Orang Palestina

Serangan rudal Iran mengakibatkan ratusan bangunan di Tel Aviv hancur.

Thomas
Oleh Thomas - Reporter
Wanita Israel Menangis Rumahnya Hancur Kena Rudal Iran, Warga AS Justru Mengejeknya 'Hasil Merampok Milik Orang Palestina
Sejumlah warga Israel dievakuasi ketika serangan udara Iran menghantam Tel Aviv, Israel, pada Senin (16/6/2025). (©AP/Baz Ratner)

Serangan balasan Iran ke Tel Aviv sejak Jumat (13/6) malam mengakibatkan puluhan bangunan mengalami kerusakan parah.

Menurut informasi, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) melancarkan serangan udara dengan menargetkan fasilitas intelijen utama Israel di Tel Aviv. Namun banyak fasilitas umum di kota yang ikut terdampak dan mengalami kerusakan parah.

Meski memiliki pertahanan udara yang canggih, besarnya serangan Iran mengakibatkan pertahanan Israel bobol juga.

Seperti yang dialami oleh seorang wanita asal Israel saat ia meratapi rumahnya yang hancur lebur akibat serangan Iran.

Berharap mendapat perhatian, wanita itu justru diolok-olok lantaran penderitaanya tak setara dengan apa yang dialami warga Gaza akibat genosida yang dilakukan militernya. Seperti apa penampakannya? Simak informasi berikut ini.

Tangisan Warga Israel Rumah Dihancurkan Iran

Seorang wanita Israel menangis histeris melihat rumah yang selama ini menjadi tempat tinggalnya mengalami kerusakan parah akibat serangan rudal Iran.

Dalam video yang dibagaikan dalam akun X @Ibrahimmohmmedd, wanita itu menangis sesenggukan sembari merekam setiap sudut rumah yang sudah dalam kondisi hancur berantakan. Tampak beberapa perabotan rumah sudah dalam kondisi terjatuh dan hancur.

Dia tak menyangka rumah yang selama ini ia rawat seketika hilang karena serangan satu malam Iran.

Kejadian serupa juga terjadi di seluruh wilayah Tel Aviv. Dalam video lain yang diunggah akun X @ryadalnh, terdengar banyak suara jerit tangis wanita yang melihat rumahnya porak poranda.

Terlihat puing-puing sisa ledakan berceceran hingga ke jalanan. Kejadian tersebut terjadi usai Iran secara masif melancarkan serangan rudal ke Tel Aviv sejak Jumat (13/6) malam.

Jadi Bahan Olok-olokan

Alih-alih mendapat simpati masyarakat, tangisan wanita Israel justru menjadi bahan olok-olokan. Seperti yang dilakukan seorang wanita asal Amerika Serikat (AS) yang memeragakan tangisan wanita Israel saat melihat rumahnya hancur dengan raut wajah meledek.

"Oh ya Tuhan, rumahku telah dicuri oleh bom," ucap seorang warga AS.

Wanita itu juga melakukan gestur 'bingung' yang menggambarkan respons dunia terhadap apa yang terjadi di Israel.

Menurutnya, tangisan wanita Israel itu tak lebih buruk dari apa yang terjadi di Gaza yang selama ini telah terjadi akibat ulah negaranya sendiri.

Wanita tersebut hanya kehilangan satu rumah, sedangkan di Gaza terjadi aksi genosida dan pemusnahan massal yang mengakibatkan ribuan bangunan hancur termasuk nyawa yang gugur akibat serangan brutal Israel.

Serangan Iran ke Israel

Israel menyerang Iran sejak Jumat (13/6) lalu melalui udara secara mendadak. Terhitung serangan itu masih terus dilakukan hingga saat ini dan telah menewaskan sedikitnya 639 orang dan 1.329 lainnya luka-luka dari kedua negara, menurut laporan Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) pada Kamis (19/6) kemarin.

Israel menyerang infrastruktur dan fasilitas di 16 provinsi, termasuk Zanjan, Fars, Teheran, Isfahan, Hamedan, Alborz, Azerbaijan Timur, Semnan, Kermanshah, Mazandaran, Khuzestan, Ilam, Qom, Bushehr, Gilan, Teheran dan Qazvin.

Militer Iran tak tinggal diam melihat kotanya hancur. Sebagai balasan, pihak Iran meluncurkan serangan drone dan rudal sejak Jumat (13/6) malam dengan menargetkan wilayah Israel.

Saling balas serangan pun masih terjadi hingga Senin (16/6). Dalam beberapa rekaman video yang dibagikan di media sosial, tampak beberapa bangunan hingga permukiman warga porak poranda akibat serangan Iran.

Sejauh ini serangan Iran ke Israel telah menewaskan 24 orang dan menyebabkan 92 orang mengalami luka-luka di berbagai lokasi terdampak paling parah di Tel Aviv.

Rekomendasi