Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Usai Pembacaan Pledoi, Praka RM dan Kawan-Kawan Berseragam Loreng Tertunduk Lesu Saat Keluar Ruangan Sidang
Usai Pembacaan Pledoi, Praka RM dan Kawan-Kawan Berseragam Loreng Tertunduk Lesu Saat Keluar Ruangan Sidang

Usai Pembacaan Pledoi, Praka RM dan Kawan-Kawan Berseragam Loreng Tertunduk Lesu Saat Keluar Ruangan Sidang

Sidang untuk mencari keadilan terhadap penjaga toko kosmetik Imam Masykur terus berlanjut. Para terdakwa keluar dari ruangan sidang dengan tertunduk lesu.

Sidang kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh tiga anggota TNI kepada seorang penjaga toko kosmetik bernama Imam Masykur terus berlanjut. Sidang dilakukan secara terbuka yang bertempat di Pengadilan Militer II-08 Jakarta.

Usai Pembacaan Pledoi, Praka RM dan Kawan-Kawan Berseragam Loreng Tertunduk Lesu Saat Keluar Ruangan Sidang

Pada Senin (4/12) kemarin, dilakukan pembacaan pledoi kasus pembunuhan berencana oleh masing-masing kuasa hukum Praka RM, Praka HS, dan Praka J. Ketiganya membela diri dan menolak untuk mendapatkan hukuman mati.

Saat sidang usai, ketiga pelaku pembunuhan tersebut keluar dari ruang sidang dengan tertunduk lesu. Menyesali perbuatan keji yang sudah dilakukan terhadap orang yang tak bersalah. Simak ulasannya sebagai berikut.

Sidang Kasus Pembunuhan Berencana

Sidang Kasus Pembunuhan Berencana

Kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh tiga anggota TNI terhadap seorang pria asal Aceh penjaga toko kosmetik Imam Masykur dilanjutkan dengan pembacaan pledoi terhadap terdakwa.

Usai Pembacaan Pledoi, Praka RM dan Kawan-Kawan Berseragam Loreng Tertunduk Lesu Saat Keluar Ruangan Sidang

Para terdakwa Praka RM, Praka HS, dan Praka J terbukti bersalah karena melakukan tindakan pidana karena melakukan pembunuhan berencana. Hal itu diatur dalam Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 (1).

Selain itu, mereka juga melakukan penculikan terhadap korban dan hal itu diatur dalam Pasal 32 KUHP jo Pasal 55 (2) 1, 2, .

Kuasa Hukum Membacakan Pledoi

Kuasa hukum terdakwa yang melakukan pembunuhan berencana membacakan pledoi masing-masing. Kuasa hukum Praka RM mengatakan jika hukuman mati yang dibacakan oleh Oditor Militer melanggar HAM karena terdakwa memiliki hak hidup.

“Oleh karena itu terdakwa satu masih punya karir masa depan dalam dinasnya dan membina rumah tangga yang layak sehingga meminta keringanan hukuman yang seringan-ringannya dan tetap dipertahankan dalam kedinasan militer,” ucap kuasa hukum Praka RM.

Usai Pembacaan Pledoi, Praka RM dan Kawan-Kawan Berseragam Loreng Tertunduk Lesu Saat Keluar Ruangan Sidang

Sementara itu, kuasa hukum Praka HS menyatakan nota pembelaannya dengan mengatakan jika terdakwa adalah seorang kepala rumah tangga dan tulang punggung keluarga.

Terlebih, terdakwa sejak awal menjalani proses persidangan dengan baik dan ia sangat menyesali perbuatannya.

Keluar Ruang Sidang dengan Tertunduk Lesu

Pembunuhan yang dilakukan oleh tiga anggota TNI tersebut tentu merupakan sebuah tindakan keji yang harus dihukum seberat-beratnya. Hal itu menjadi pelajaran bagi semua pihak agar selalu berhati-hati dan tidak bertindak melanggar hukum.

Usai Pembacaan Pledoi, Praka RM dan Kawan-Kawan Berseragam Loreng Tertunduk Lesu Saat Keluar Ruangan Sidang

Setelah pembacaan pledoi yang dilakukan oleh masing-masing kuasa hukum, para terdakwa kasus pembunuhan berencana tersebut pun keluar dari ruangan sidang dengan kepala tertunduk. Mereka tampak sangat seperti menyesali perbuatan kejinya.

Kasus Pembunuhan Imam Masykur

Kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh tiga anggota TNI terhadap seorang penjaga toko kosmetik bernama Imam Masykur beberapa waktu yang lalu cukup menghebohkan publik. Diduga motif pembunuhan tersebut adalah pemerasan.

Imam Masykur ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Cibogo, Kampung Cibogo, Karawang, Jawa Barat. Ia diculik dan disiksa oleh tiga anggota TNI dan dimintai uang sebesar Rp50juta.

Usai Pembacaan Pledoi, Praka RM dan Kawan-Kawan Berseragam Loreng Tertunduk Lesu Saat Keluar Ruangan Sidang
Menelusuri Toko Kosmetik Imam Masykur, Pemuda Aceh yang Diculik dan Dibunuh Paspampres
Menelusuri Toko Kosmetik Imam Masykur, Pemuda Aceh yang Diculik dan Dibunuh Paspampres

Imam Masykur korban penganiayaan Paspampres berdagang kosmetik di Tangerang Selatan

Baca Selengkapnya icon-hand
Marak Beredar Obat Keras Berbahaya di Tangerang, Warga Bisa Melapor ke Nomor Ini
Marak Beredar Obat Keras Berbahaya di Tangerang, Warga Bisa Melapor ke Nomor Ini

Marak Beredar Obat Keras Berbahaya di Tangerang, Warga Bisa Melapor ke Nomor Ini

Baca Selengkapnya icon-hand
Potret Ayu Ting Ting Jajan Soto Mi Bogor Dekat Rumah, Gak Make-up Tetap Cantik Banget & Diprotes Gara-gara Berisik
Potret Ayu Ting Ting Jajan Soto Mi Bogor Dekat Rumah, Gak Make-up Tetap Cantik Banget & Diprotes Gara-gara Berisik

Saat memiliki waktu senggang, Ayu Ting Ting memilih untuk menikmati salah satu kuliner yang dikenal lezat dekat rumahnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Alasan Rok Pramugari Ada Belahan Tingginya, Ternyata Punya Fungsi Tak Main-main
Alasan Rok Pramugari Ada Belahan Tingginya, Ternyata Punya Fungsi Tak Main-main

Pernahkah terpikir mengapa seorang pramugari mengenakan rok dengan belahan yang cukup tinggi pada bagian kaki hingga paha? Ternyata ini fungsinya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Nonton Wayang Kulit Bareng Kapolri, Penampilan Kece Panglima TNI Pakai Blangkon Curi Perhatian
Nonton Wayang Kulit Bareng Kapolri, Penampilan Kece Panglima TNI Pakai Blangkon Curi Perhatian

Bagaimana jadinya jika sosoknya tampil dengan blangkon?

Baca Selengkapnya icon-hand
Cak Imin Ajak Warga Pilih Pemimpin dari Rekam Jejak: Silakan Dibandingkan yang Sungguh-Sungguh dan Bergimik Ria
Cak Imin Ajak Warga Pilih Pemimpin dari Rekam Jejak: Silakan Dibandingkan yang Sungguh-Sungguh dan Bergimik Ria

Menurut Cak Imin, pemimpin yang punya banyak pengalaman adalah yang tumbuh dari bawah, sehingga mengerti permasalahan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ramai-Ramai Pegawai Tuntut Pimpinan KPK Mundur Usai Minta Maaf ke TNI soal OTT Basarnas
Ramai-Ramai Pegawai Tuntut Pimpinan KPK Mundur Usai Minta Maaf ke TNI soal OTT Basarnas

Permintaan maaf secara terbuka Wakil Ketua KPK Johanis Tanak ke pihak TNI berbuntut panjang.

Baca Selengkapnya icon-hand
Meski Jarang Terdengar, KB Koyo Bisa Cegah Kehamilan? Benarkah?
Meski Jarang Terdengar, KB Koyo Bisa Cegah Kehamilan? Benarkah?

KB koyo sebenarnya sudah ada sejak lama, memang dalam penggunaannya tidak sefamiliar KB lainnya seperti IUD, pil KB ataupun suntik KB.

Baca Selengkapnya icon-hand
Penuh Khidmat, Potret Peringatan HUT ke-78 RI di KBRI Seoul
Penuh Khidmat, Potret Peringatan HUT ke-78 RI di KBRI Seoul

Setelah upacara, seluruh peserta mengikuti acara syukuran yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dubes Sulis.

Baca Selengkapnya icon-hand