Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Unik Perkampungan Indonesia Berada di China, Begini Bahasa yang Digunakannya

Unik Perkampungan Indonesia Berada di China, Begini Bahasa yang Digunakannya Kampung Indonesia di China. Youtube/Rudy Chen ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Siapa sangka jika di China ternyata ada sebuah perkampungan Indonesia yang dihuni oleh orang keturunan Tionghoa dari Tanah Air. Guiqiao adalah sebutan bagi orang Tionghoa perantauan yang kembali ke Tiongkok pada tahun 1960-an.

Sekitar 2000 orang menghuni perkampungan di daerah Kecamatan Donghua, Kota Yingde, Provinsi Guangdong, China. Mereka adalah warga Tionghoa yang lahir dan besar di beberapa daerah seperti Jawa dan Aceh.

Uniknya, meski sudah puluhan tahun berlalu mereka masih mempertahankan kebudayaan Indonesia di lingkungan tempat tinggal baru mereka. Simak ulasan selengkapnya:

Perkampungan Indonesia di China

Melansir dari unggahan di kanal Youtube Rudy Chen, membagikan rekaman video perkampungan Indonesia di Provinsi Guangdong, China. Di tempat itu, perekam video menemukan banyak warga Tionghoa yang lahir dan besar di Indonesia.

"Banyak sekali orang Indonesia, dulunya orang Indonesia yang lahir di sana sebelum akhirnya datang ke sini. Mereka orang keturunan Tionghoa yang lahir di Indonesia dan pindah ke sini pada tahun 1950an," kata perekam video.

Meski sudah puluhan tahun berlalu, warga Tionghoa yang tinggal di sana masih mempertahankan budaya Indonesia dan mewariskannya pada anak cucu.

"Uniknya mereka masih mempertahankan budaya dan kehidupan Indonesia mulai dari makanan, tari-tarian dan sebagainya," ungkap perekam video.

Banyak Orang Masih Fasih Berbahasa Indonesia

Dalam video, tampak perekam video sempat menemui warga yang tinggal di kampung tersebut. Saat ditanya, ternyata banyak dari mereka yang masih lancar berbahasa Indonesia. Para guiqiao ini berasal dari beberapa daerah seperti Malang, Gombong, Cianjur, Aceh, Solo, hingga Bangka. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang masih memiliki logat bahasa Jawa saat berbicara.

kampung indonesia di china

Youtube/Rudy Chen ©2023 Merdeka.com

"Ke sini tahun 60-an. Tapi bahasa Indonesia sama Jawa masih bisa. Ada sekolah bahasa Indonesia," ungkap salah satu warga.

Tetap Lestarikan Budaya

kampung indonesia di china

Youtube/Rudy Chen ©2023 Merdeka.com

Meski sudah puluhan tahun meninggalkan Indonesia, masyarakat di kampung tersebut rupanya tidak pernah meninggalkan budayanya. Mereka masih sering mengadakan semacam festival yang berisi tari-tarian khas Tanah Air. Bahkan, mereka juga mewariskan budaya tersebut ke anak cucu. Sanggar Tari Yingde adalah salah satu bukti dari warisan budaya Indonesia di tempat tersebut. Sanggar tersebut sudah diteruskan oleh tiga generasi. Mereka bahkkan sering tampil dalam berbagai event yang diadakan Kedutaan Besar Republik Indonesia di China, juga sempat diundang hingga Rusia.Dalam video, saat festival berlangsung kita juga bisa melihat sebagian besar sajian yang disiapkan adalah makanan khas Indonesia. Mulai dari nasi kuning, klepon, kue lapis, hingga ongol-ongol.

kampung indonesia di china

Youtube/Rudy Chen ©2023 Merdeka.com

Video

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP