Silaturahmi dari Rumah ke Rumah, Begini Perayaan Natal & Tahun Baru di Desa Sidorejo
Merdeka.com - Desa Sidorejo, Pare, Kediri, Jawa Timur dikenal sebagai salah satu daerah dengan mayoritas penduduknya yang beragama Nasrani. Lantaran hal ini, perayaan Natal pun menjadi begitu meriah.
Ada kebiasaan yang jarang terungkap. Selama perayaan Natal, warga beramai-ramai silaturahmi dari satu rumah ke rumah lainnya.
Suasana desa seketika menjadi penuh tawa dan kehangatan. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir dari kanal YouTube Jejak Richard, Rabu (4/1/22).
Perayaan Natal, Desa Langsung Ramai
Desa Sidorejo mendadak ramai. Di beberapa sudut desa, nampak banyak kaum Nasrani yang serentak tengah merayakan Natal pada bulan Desember silam.
"Di desa ini, nampak jalan-jalan di sini ramai hilir mudik orang-orang yang mau silaturahmi," terang sang pemilik video.
Di beberapa rumah, bahkan nampak terparkir sejumlah kendaraan pribadi. Baik sepeda motor maupun mobil terlihat memenuhi tepi jalan. Sementara banyak rumah-rumah warga yang senantiasa terbuka dengan banyak tamu berdatangan.

YouTube Jejak Richard ©2023 Merdeka.com
"Seperti di jalan ini, nampak terparkir mobil-mobil begitu ya," sambungnya.
Berlangsung 2 Hari
Sebuah peristiwa yang cukup langka lantaran suasana desa tersebut tak melulu ramai selayaknya perayaan Natal. Kemeriahan suasana Natal dan kehangatan dari warga Desa Sidorejo itu bahkan hanya berlangsung selama dua hari saja.
"Kegiatan ini bisa berlangsung selama dua hari," ungkapnya.

YouTube Jejak Richard ©2023 Merdeka.com
"Dan ini merupakan puncak dari perayaan hari Natal dan tahun baru di Desa Sidorejo," sambungnya.
Lantaran hal tersebut, banyak dari warga desa maupun luar desa yang lantas memanfaatkan momen tersebut untuk saling bertegur sapa serta mengungkapkan ucapan Natal serta doa mendalam.
Datang dari Rumah ke Rumah
Selayaknya salah satu warga Desa Sidorejo yang bernama Suryanto berikut ini. Perayaan Natal membuatnya begitu bersuka cita.

YouTube Jejak Richard ©2023 Merdeka.com
Suryanto dan keluarga pun lantas memutuskan untuk menyelenggarakan open house saat perayaan Natal. Hal ini membuat sanak saudara hingga para tetangga ramai-ramai berkunjung.
"Open house Bapak Suryanto," tulis sang pemilik video.
Kendati dikunjungi tamu begitu banyak dengan keramaian, namun Suryanto beserta istri justru berbahagia. Berbagai hidangan nampak disajikan secara sukarela bagi para tamu yang berdatangan ke kediamannya kala itu.
Sidorejo Punya Gereja Tua
Menilik sejarahnya, Desa Sidorejo rupanya memiliki keterkaitan dengan peradaban kaum Nasrani sejak zaman penjajahan. Hal tersebut tergambar dari sebuah bangunan gereja tua bernama GKJW Jemaat Sidorejo yang terletak di sebelah monumen fenomenal di Kediri.

YouTube Jejak Richard ©2023 Merdeka.com
"Di dekat monumen kincir angin, terdapat sebuah gereja tua yang penuh sejarah yang bernama GKJW Jemaat Sidorejo," ungkap sang pemilik video.
Diketahui, gereja tersebut bahkan telah dibangun pada tahun 1933 silam. Hingga kini, bangunan gereja itu masih aktif beroperasi dan terus digunakan beribadah. Para warga pun biasanya melakukan ibadah secara bersama-sama di gereja bersejarah tersebut.
"Gereja ini sudah ada sejak zaman Belanda. Diketahui dibangun pada tahun 1933," tukasnya.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya