Sejarah 2 Februari 1962: Kecelakaan Pertama Pesawat AU Amerika Serikat saat Jatuhkan Zat Kimia di Perang Vietnam

Pesawat C-123 milik Amerika Serikat mengalami kecelakaan saat melakukan penyemprotan zat penggugur daun di area penyergapan Viet Cong.

Tanti Yulianingsih
Oleh Tanti Yulianingsih - Reporter
Sejarah 2 Februari 1962: Kecelakaan Pertama Pesawat AU Amerika Serikat saat Jatuhkan Zat Kimia di Perang Vietnam
Ilustrasi bendera Amerika Serikat (AS) (© 2025 Liputan6.com)

Enam puluh tiga tahun yang lalu, tepatnya pada hari ini, pesawat Angkatan Udara AS mengalami kecelakaan pertamanya. Insiden tersebut terjadi saat pesawat beroperasi di Vietnam Selatan.

Pada tanggal 2 Februari 1962, pesawat C-123 dilaporkan mengalami kecelakaan ketika sedang menyemprotkan herbisida di area di mana pasukan Viet Cong sedang berada. Menurut laporan dari History.com, pesawat tersebut merupakan bagian dari Operasi Ranch Hand, sebuah strategi yang dirancang untuk mengganggu jalur logistik Viet Cong dengan cara mengekspos jalan-jalan yang mereka gunakan.

Pada saat itu, sekitar 19 juta galon herbisida telah dibuang oleh personel AS di sekitar 10 hingga 20 persen wilayah Vietnam serta sebagian Laos, berlangsung dari tahun 1962 hingga 1971.

Herbisida yang paling banyak digunakan dalam operasi tersebut adalah Agent Orange, yang dinamai berdasarkan warna wadah logamnya. Meskipun operasi ini berhasil mematikan banyak tanaman, hal itu tidak menghentikan gerakan Viet Cong.

Kontroversi muncul seiring dengan penggunaan bahan kimia ini, baik selama perang maupun setelahnya, terkait dengan dampak ekologis jangka panjang serta efek kesehatan bagi manusia yang terpapar. Sejak akhir tahun 1970-an, para veteran yang pernah bertugas di Vietnam mulai mengaitkan penggunaan herbisida, terutama Agent Orange, dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari ruam kulit hingga kanker serta cacat lahir pada anak-anak mereka.

Selain itu, masalah serupa, seperti tingginya angka keguguran dan cacat bawaan, juga dilaporkan oleh masyarakat Vietnam yang tinggal di daerah yang terkena dampak penyemprotan bahan penggugur daun tersebut.

Rekomendasi