Saat Kapolri Idham Azis Bilang Polisi Cuma Pelayan Warga, Apa yang Mau Disombongkan

Selasa, 19 Mei 2020 10:43 Reporter : Addina Zulfa Fa'izah
Saat Kapolri Idham Azis Bilang Polisi Cuma Pelayan Warga, Apa yang Mau Disombongkan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis Puji Aplikasi Pemantau Karhutla. ©2020 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Idham Azis dikenal sebagai sosok yang tegas, disiplin dan religius. Semenjak menjadi Kapolri, Jenderal Idham selalu mengimbau semua anggotanya untuk hidup sederhana.

Bahkan, Mabes Polri telah menerbitkan Surat Telegram Nomor : ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019 yang berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri.

Surat telegram itu ditandatangani oleh Kadivpropam Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Pola hidup sederhana yang digelorakan oleh Jenderal Idham lantaran polisi adalah pelayan masyarakat.

Berikut ulasan lengkapnya.

1 dari 6 halaman

Kapolri Beri Contoh Hidup Sederhana

saat kapolri idham azis bilang polisi cuma pelayan warga

©2020 Merdeka.com/Youtube Das'ad Latif

Melalui unggahan channel Youtube Das'ad Latif, Kapolri Jenderal Idham Azis menceritakan saat dirinya memberikan contoh hidup sederhana pada semua anggotanya. Jenderal Idham mengatakan bahwa hidup sederhana harus dimulai dari dirinya sendiri.

"Yang pertama memang keteladanan itu harus mulai dari atas. Jadi saya tidak mungkin berkoar-koar hidup sederhana, kemudian semua anggota memalingkan diri kepada saya, lalu saya kelihatan hedonisme glamour. Itu omong kosong. Satu," kata Jenderal Idham.

2 dari 6 halaman

Kapolri Jenderal Idham Azis: Kita Pelayan Masyarakat

Jenderal Idham Azis mengatakan bahwa dalam menegakkan kedisiplinan tidak hanya dapat dengan bujuk rayu, tetapi juga harus dengan norma. Jenderal Idham juga mengimbau anggotanya untuk hidup sederhana karena polisi adalah pelayan masyarakat.

"Yang kedua, untuk menegakkan disiplin itu, tidak bisa dengan bujuk rayu, harus dengan norma. Hakikinya kita, saya pribadi mengimbau kepada semua anggota saya hidup sederhana, satu falsafahnya di Polri. Kita adalah pelayan masyarakat. Kita bukan penguasa," ujar Jenderal Idham.

"Ada di dalam Asas Tribrata maupun Catur Prasetya, kita ini sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat. Itu baru dari sisi etika di dalam kita bernegara," lanjutnya.

"Kemudian kalau kita juga hidup mewah, bukan berarti tidak boleh hidup mewah, bukan berarti kita tidak boleh punya barang, tidak boleh punya rumah besar, mobil apa semua, tapi kita sebagai pelayan masyarakat, itu dulu yang menjadi dasar cara berpikirnya," pungkasnya.

3 dari 6 halaman

Kapolri Ajak Para Komandan Kepolisian Hidup Sederhana

saat kapolri idham azis bilang polisi cuma pelayan warga

©2020 Merdeka.com/Youtube Das'ad Latif

Untuk mengajak semua anggotanya hidup sederhana, Jenderal Idham memulai dari para komandan terlebih dahulu. Jenderal Idham beranggapan bahwa jika komandan dapat memberikan contoh yang baik, maka anggotanya juga akan ikut.

"Dan itu saya selama jadi Kapolri, sejak 1 November 2019, saya gelorakan terus. Saya harus memulai dari diri saya, saya ajak para pejabat utama, para Kapolda, para komandan semua. Kalau para komandannya sudah bisa melakukan itu, memberikan ketauladanan yang baik, Insya Allah anggota di bawah itu yang jumlahnya polisi empat ratus tujuh puluh ribu orang, akan ikut," kata Jenderal Idham.

4 dari 6 halaman

Kapolri Bilang Apa yang Mau Disombongkan

Jenderal Idham juga mengatakan bahwa tak ada yang harus dipamerkan atau disombongkan dari seorang polisi.

"Itu salah satu contoh bagaimana saya menginginkan pola hidup sederhana dan memang itu yang harus dilakukan. Apanya juga yang kita mau pamer-pamer ini, apanya juga yang mau disombongkan. Tidak ada yang boleh disombongkan sama polisi," kata Jenderal Idham.

5 dari 6 halaman

Kapolri: Satu Keteladanan Lebih Baik daripada Seribu Nasihat

saat kapolri idham azis bilang polisi cuma pelayan warga

©2020 Merdeka.com/Youtube Das'ad Latif

Jenderal Idham juga mengatakan bahwa pola hidup sederhana harus dimulai dari para komandannya.

"Tetapi hakikinya adalah pola hidup sederhana itu harus dimulai dari komandan-komandannya. Itu lah yang dibilang satu keteladanan lebih baik daripada seribu nasihat," ujar Jenderal Idham.

6 dari 6 halaman

Dibalik Kesuksesan Ada Keluarga yang Mendoakan

Jenderal Idham juga selalu mengingatkan semua anggotanya untuk bersyukur dan tak lupa dengan keluarga mereka. Hal ini karena kesuksesan tidak lepas dari doa keluarga.

"Jadi hakikinya adalah ingat dibalik kesuksesanmu sebagai anggota Polri, ada keluargamu yang setiap saat mendoakanmu dan menerimamu dengan apa adanya. Kau dalam keadaan sehat, keadaan sakit, dalam keadaan galau apapun, dia akan menerimamu seutuhnya. Itu sebenarnya hakikinya kenapa saya selalu mengumandangkan bahwa bersyukurlah dan jangan pernah kau lupa dengan keluargamu," kata Jenderal Idham.

[add]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini