Panen mangga yang melimpah tentu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para petani maupun pecinta tanaman buah di pekarangan rumah. Namun, kebahagiaan ini sering kali sirna seketika ketika mendapati bercak kehitaman atau bulu putih merusak kulit buah. Oleh karena itu, menguasai cara mencegah jamur pada buah mangga setelah dipanen menjadi langkah krusial yang sama sekali tidak boleh diabaikan jika Anda menginginkan kualitas buah yang premium.
Serangan patogen, khususnya jamur penyebab antraknosa dan penyakit busuk pangkal buah, merupakan musuh utama pascapanen yang bisa menghancurkan nilai ekonomi dan estetika mangga. Infeksi patogen ini sebenarnya sudah bisa terjadi sejak buah masih menggantung di dahan pohon, namun gejalanya baru akan meledak secara agresif ketika mangga mulai memasuki fase pematangan di ruang penyimpanan.
Untungnya, ancaman mikroorganisme perusak ini sepenuhnya bisa dikendalikan jika Anda menerapkan prosedur penanganan pascapanen yang higienis dan tepat sasaran. Melalui kombinasi perlakuan fisik dan manajemen lingkungan penyimpanan yang disiplin, buah mangga kesayangan Anda bisa tetap mulus, manis, dan awet. Simak cara lengkapnya berikut ini, dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber pada Senin (2/11/2026).
Advertisement
1. Pemotongan Tangkai Buah yang Benar Saat Panen
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387987/original/061600000_1793594115-3e15bc5b-bde3-4443-9b6f-83f09af79ced.jpg)
Kesalahan fatal yang paling sering dilakukan saat memanen mangga adalah menarik buah secara paksa menggunakan tangan kosong hingga tangkainya terputus tidak beraturan. Luka robekan pada area pangkal buah inilah yang menjadi celah atau pintu masuk utama bagi spora jamur, khususnya patogen penyebab penyakit busuk pangkal buah (stem-end rot).
Cara paling aman yang dianjurkan adalah menggunakan gunting pangkas yang tajam dan steril untuk memotong tangkai mangga dari pohonnya. Sisakan tangkai sekitar 1 hingga 2 sentimeter dari pangkal buah untuk mencegah getah internal keluar secara berlebihan dan melindungi jaringan daging buah dari paparan udara luar yang kotor.
Getah mangga yang menetes ke permukaan kulit tidak hanya dapat memicu luka bakar (sapburn), tetapi juga menciptakan kondisi lembap dan asam yang sangat disukai koloni jamur. Dengan membiarkan sedikit sisa tangkai, Anda secara efektif menutup akses jalan masuk hama mikroskopis tersebut sejak detik pertama pemanenan.
Advertisement
2. Pencucian dengan Air Hangat (Hot Water Treatment)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387988/original/065276100_1793594115-301025d5-81c8-44ff-b983-7854dc207887.jpg)
Metode perlakuan air panas atau hot water treatment (HWT) merupakan standar emas dalam penanganan pascapanen komoditas mangga komersial berskala global. Teknik fisik ini terbukti secara ilmiah sangat ampuh membunuh spora jamur antraknosa laten yang menempel pada pori-pori kulit buah tanpa mematangkan daging di dalamnya.
Proses ini dilakukan dengan cara merendam buah mangga yang baru dipanen ke dalam kolam atau wadah berisi air bersuhu sekitar 52 hingga 55 derajat Celcius. Durasi perendaman biasanya memakan waktu antara 5 sampai maksimal 10 menit, tergantung pada ukuran rata-rata buah dan ketebalan kulit varietas mangga tersebut.
Setelah waktu perendaman usai, mangga harus segera diangkat dan didinginkan secepatnya menggunakan air bersih bersuhu normal atau diangin-anginkan di depan kipas. Perlakuan kejut suhu drastis ini akan memastikan bibit-bibit jamur perusak hancur total, sehingga buah dapat bertahan jauh lebih lama saat diletakkan di dapur Anda.
Advertisement
3. Sortasi dan Pemisahan Buah yang Terinfeksi
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387989/original/069325900_1793594115-0b14ca5a-7cbc-45d3-acd6-25fc954e3101.jpg)
Satu buah mangga yang mulai membusuk dapat dengan mudah menularkan patogen jamur ke puluhan buah sehat lainnya di dalam satu keranjang yang sama. Oleh sebab itu, tahapan sortasi atau seleksi visual secara teliti pascapanen merupakan langkah absolut yang sama sekali tidak boleh ditawar.
Periksa setiap sentimeter permukaan kulit mangga dengan saksama di bawah pencahayaan lampu yang terang atau sinar matahari langsung. Segera pisahkan buah yang menunjukkan indikasi memar terbentur, kulit tergores, bintik hitam, atau sayatan sekecil apa pun dari kelompok mangga yang kondisinya masih mulus sempurna.
Jangan pernah menyimpan buah yang memiliki luka fisik secara bersamaan dengan buah yang utuh di dalam satu wadah tertutup. Buah yang sudah telanjur tergores sebaiknya dikupas lebih awal untuk dijadikan jus segar, sementara mangga yang mulus dialokasikan khusus untuk masa pemeraman jangka panjang.
Advertisement
4. Menggunakan Cairan Fungisida Alami
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387990/original/073283400_1793594115-8709e646-bc1d-41a4-adbb-cdf551e50f1f.jpg)
Jika Anda merasa enggan menggunakan bahan kimia pertanian sintetis, pemanfaatan cairan pelapis organik bisa menjadi alternatif disinfektan yang aman dan ramah lingkungan. Bahan alami yang ada di dapur seperti larutan cuka apel atau air perasan jeruk nipis mengandung senyawa asam antimikroba yang kuat menghambat laju hifa jamur.
Anda bisa meracik larutan pencegah jamur alami dengan mencampurkan satu hingga dua sendok makan cuka apel murni ke dalam satu liter air bersih. Semprotkan campuran ini secara merata ke seluruh permukaan kulit mangga yang sudah dicuci, lalu lap perlahan menggunakan kain mikrofiber bersih hingga kering.
Lapisan tipis dari cairan asam alami ini akan mengubah tingkat pH pada permukaan kulit mangga, menjadikannya zona yang sangat tidak ideal bagi spora jamur untuk tumbuh. Selain efektif mencegah pembusukan berkelanjutan, teknik tradisional ini dijamin tidak akan meninggalkan residu beracun yang membahayakan pencernaan.
Advertisement
5. Penyimpanan di Ruang Bersirkulasi Udara Baik
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387991/original/077390900_1793594115-bffae0fd-8a17-479e-ab44-67b3d9f5a80c.jpg)
Udara ruangan yang pengap dan tingkat kelembapan (humiditas) yang terlampau tinggi adalah kondisi idaman bagi mikroorganisme pascapanen untuk berkembang biak dengan cepat. Memasukkan mangga yang masih sedikit basah ke dalam kantong plastik yang diikat rapat adalah kesalahan awam yang sering memicu ledakan jamur semalaman.
Pastikan Anda meletakkan mangga yang sudah disortir ke dalam keranjang bambu berongga lebar, peti kayu bilah, atau rak kawat yang memiliki ventilasi silang maksimal. Sirkulasi udara ruangan yang mengalir lancar akan memastikan sisa-sisa kelembapan pada kulit buah menguap sempurna sehingga permukaannya senantiasa kering.
Jika Anda menyimpannya di dalam gudang, usahakan suhu ruangan tetap sejuk dan tidak terpapar sorotan sinar matahari dari jendela. Hindari menumpuk mangga terlalu tinggi menjulang, karena tekanan berat dari atas akan memicu memar pada buah di dasar keranjang, yang otomatis mengundang datangnya jamur.
Advertisement
6. Penggunaan Pelapis Lilin (Waxing) Khusus Buah
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387992/original/081147300_1793594115-4e55f41a-8d7c-462d-954b-85ac7e4a57c5.jpg)
Melapisi kulit mangga dengan emulsi lilin khusus makanan (food grade wax) adalah metode modern lanjutan yang sering diaplikasikan oleh industri eksportir buah tropis. Lapisan lilin tipis ini berfungsi sebagai perisai buatan yang solid untuk menghalangi spora jamur menempel pada pori-pori buah.
Selain ampuh menghalau jamur, teknik pelapisan lilin ini juga sangat efektif menekan laju respirasi (pernapasan) dan transpirasi (penguapan) pada buah mangga. Artinya, cadangan air di dalam daging buah tidak akan mudah menguap, sehingga tekstur mangga tetap padat, kenyal, dan kulit luar tidak cepat keriput.
Pengaplikasiannya di skala rumahan cukup sederhana, yakni dengan menyemprotkan cairan lilin buah komersial secara merata pada mangga yang sudah benar-benar kering. Tampilan akhir mangga Anda akan terlihat jauh lebih mengkilap, cantik memikat, segar, dan tangguh menghadapi ancaman jamur selama berminggu-minggu.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Perawatan Mangga Pascapanen
1. Apakah mangga yang kulitnya sudah berjamur sedikit masih aman dikonsumsi?
Sebaiknya dihindari. Meskipun jamur hanya terlihat di permukaan kulit luar, akar jamur (miselium) bisa jadi sudah menyusup dalam ke serat daging buah dan berisiko menimbulkan gangguan pencernaan jika nekat dimakan.
2. Apakah menyimpan mangga di kulkas bisa mencegah pertumbuhan jamur?
Suhu kulkas memang menahan jamur, tetapi memasukkan mangga yang masih mentah ke kulkas akan memicu chilling injury (kerusakan jaringan akibat dingin). Hanya simpan mangga di dalam kulkas saat kondisinya sudah matang sempurna.
3. Mengapa buah mangga tidak boleh dicuci sebelum diperam?
Mencuci mangga tanpa dikeringkan dengan benar justru akan meninggalkan sisa air di area pangkal tangkai. Genangan air mikro ini akan memicu kelembapan ekstrem yang menjadi pemicu utama munculnya jamur antraknosa.
4. Bisakah koran bekas digunakan untuk membungkus mangga agar cepat matang?
Bisa, membungkus dengan koran akan memerangkap gas etilen sehingga mangga cepat matang. Namun, pastikan koran tersebut selalu dalam kondisi kering. Jika koran terasa lembap, segera ganti dengan yang baru agar jamur tidak tumbuh.
5. Berapa lama mangga segar bisa bertahan di suhu ruangan tanpa berjamur?
Dengan teknik pemetikan yang benar dan sirkulasi udara ruangan yang baik, mangga segar yang belum sepenuhnya matang bisa bertahan antara 5 hingga 8 hari sebelum akhirnya menunjukkan tanda-tanda overripe atau pembusukan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3340327/original/004688000_1609810567-pexels-photo-5629818.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387965/original/044476300_1793593192-950a41ac-1fef-4b6b-8c0f-49aed95bb459.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387930/original/084074500_1793589914-e62d954c-bf00-4e81-905d-33b999ea6283.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387903/original/003076700_1793587400-Cara_Membuat_Pembatas_Rak_Lemari_dari_Kardus_Bekas_yang_Kokoh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387892/original/007192600_1793587128-e3b7cb3b-fdc5-4aa3-bfbd-f34192399b64.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381334/original/022316900_1792808880-Ide_dekorasi_rumah_menggunakan_perabot_antik_model_menempatkan_kursi_antik_di_sudut_ruangan__yang_bikin_interior_jadi_terasa_mewah_dan_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387859/original/032599100_1793581888-6a335c3a-5ab8-44b3-a2c5-533f8fdc4f92.jpg)