Musim hujan sering membuat sepatu basah saat digunakan untuk bekerja, sekolah, atau beraktivitas di luar rumah. Kondisi ini perlu segera ditangani agar bagian dalam tidak lembap terlalu lama dan material tetap terjaga. Memahami cara mengeringkan sepatu yang basah karena hujan tanpa merusaknya, dapat membantu menjaga kenyamanan kaki dan memperpanjang usia pakai sepatu.
Sepatu basah tidak boleh langsung diletakkan di bawah terik matahari atau di dekat sumber panas. Suhu tinggi berisiko membuat lem terlepas, warna memudar, bahkan bahan kulit menjadi kaku. Melalui cara mengeringkan sepatu yang basah karena hujan tanpa merusaknya, proses pengeringan bisa berlangsung lebih aman tanpa mengubah bentuk asli sepatu.
Setiap material memiliki karakteristik berbeda saat terkena air, mulai dari kanvas, kulit, suede, hingga kain sintetis pada sepatu olahraga. Penanganan tepat membantu mencegah bau tidak sedap, kerusakan permukaan dan perubahan bentuk. Oleh sebab itu, mengetahui cara mengeringkan sepatu yang basah karena hujan tanpa merusaknya, menjadi bekal praktis untuk merawat koleksi sepatu selama musim penghujan.
Berikut ulasan lengkap yang Merdeka.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (29/10/2026).
Advertisement
1. Lepaskan Tali Sepatu dan Insole
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385230/original/020069000_1793247132-Gemini_Generated_Image_s81i1rs81i1rs81i.jpg)
Langkah pertama untuk mengeringkan sepatu basah adalah melepas tali sepatu dan sol bagian dalam atau insole jika memungkinkan. Cara ini membantu memperluas ruang sirkulasi udara sehingga bagian dalam sepatu lebih cepat kering.
Tali sepatu dan insole sebaiknya dikeringkan secara terpisah. Jika insole dapat dilepas, letakkan di tempat teduh dan memiliki aliran udara baik. Hindari menarik atau membongkar bagian sepatu secara paksa apabila komponennya tidak dirancang untuk dilepas.
2. Serap Air Menggunakan Kain Kering
Setelah komponen sepatu dilepas, gunakan kain mikrofiber atau handuk bersih untuk menyerap air dari permukaan sepatu. Tekan kain secara perlahan pada bagian yang basah, terutama di area ujung sepatu, lidah sepatu, dan sisi sol.
Hindari menggosok sepatu terlalu keras karena tindakan tersebut dapat merusak tekstur bahan. Untuk sepatu berbahan kulit atau suede, gunakan kain lembut agar permukaannya tidak tergores. Ulangi proses ini menggunakan bagian kain yang masih kering sampai air berlebih berkurang.
Advertisement
3. Gunakan Kertas untuk Menyerap Kelembapan di Dalam Sepatu
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385231/original/033828200_1793247132-Gemini_Generated_Image_y2h8c3y2h8c3y2h8.jpg)
Salah satu cara mengeringkan sepatu yang basah karena hujan secara aman adalah memasukkan kertas polos ke bagian dalamnya. Kertas membantu menyerap kelembapan sekaligus mempertahankan bentuk sepatu selama proses pengeringan.
Gunakan kertas putih tanpa tinta atau tisu penyerap. Hindari koran bertinta, terutama untuk sepatu berwarna terang, karena tinta berisiko berpindah ke bagian dalam sepatu. Jangan mengisi sepatu terlalu padat agar bentuknya tidak berubah.
Ganti kertas setiap beberapa jam atau ketika sudah terasa lembap. Lakukan secara berkala sampai bagian dalam sepatu tidak lagi basah.
4. Keringkan Sepatu di Tempat Teduh dan Berventilasi Baik
Letakkan sepatu di tempat teduh, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Area dekat jendela atau teras beratap dapat menjadi pilihan selama terlindung dari hujan lanjutan dan tidak terkena sinar matahari langsung.
Aliran udara membantu kelembapan menguap secara bertahap. Jika memungkinkan, posisikan sepatu agar bagian lubang masuk udara terbuka. Hindari meletakkannya di dalam lemari tertutup atau ruangan pengap karena proses pengeringan bisa lebih lambat dan bau lembap lebih mudah muncul.
Advertisement
5. Manfaatkan Kipas Angin agar Lebih Cepat Kering
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385232/original/049084500_1793247132-Gemini_Generated_Image_qguawrqguawrqgua.jpg)
Kipas angin dapat membantu mempercepat pengeringan sepatu tanpa paparan panas berlebihan. Letakkan sepatu di depan kipas dengan jarak yang cukup agar udara mengalir ke bagian luar dan dalamnya.
Jika memungkinkan, arahkan aliran udara ke lubang sepatu setelah tali dan insole dilepas. Metode ini cocok untuk sepatu kanvas dan sepatu olahraga berbahan sintetis. Meski begitu, waktu pengeringan tetap bergantung pada ketebalan bahan, tingkat kebasahan dan kelembapan ruangan.
6. Hindari Hair Dryer Bersuhu Tinggi
Menggunakan hair dryer mungkin terlihat sebagai solusi praktis, tetapi suhu panas yang terlalu tinggi dapat merusak sepatu. Panas berlebihan berisiko membuat lem terlepas, bahan sintetis berubah bentuk, dan kulit kehilangan kelembapan alaminya.
Jika harus menggunakan hair dryer, pilih pengaturan udara dingin atau suhu paling rendah, jaga jarak, dan gerakkan alat secara terus-menerus. Namun, kipas angin tetap menjadi pilihan lebih aman untuk pengeringan sehari-hari.
Hindari pula meletakkan sepatu di dekat kompor, radiator panas, atau alat pemanas lainnya. Selain berisiko merusak bahan, sumber panas tertentu juga dapat menimbulkan bahaya kebakaran.
Advertisement
7. Sesuaikan Cara Pengeringan Berdasarkan Bahan Sepatu
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256051/original/027018900_1750224051-2150991542.jpg)
Tidak semua sepatu bisa dikeringkan menggunakan metode yang sama. Perhatikan karakteristik bahan agar proses pengeringan tidak menimbulkan kerusakan.
Sepatu Kanvas
Sepatu kanvas umumnya cukup mudah menyerap air. Serap air berlebih menggunakan kain, isi bagian dalam memakai kertas polos, lalu letakkan di tempat teduh dengan sirkulasi udara lancar. Pastikan bagian sol juga benar-benar kering sebelum sepatu digunakan kembali.
Sepatu Kulit
Sepatu kulit perlu penanganan lebih hati-hati. Tepuk permukaan menggunakan kain lembut, lalu biarkan mengering secara alami pada suhu ruangan. Jangan menjemurnya di bawah matahari langsung atau menggunakan pengering panas karena kulit bisa mengeras dan retak.
Setelah sepatu benar-benar kering, gunakan kondisioner khusus kulit jika sesuai petunjuk produk untuk membantu menjaga kelembutan material.
Sepatu Suede
Suede memiliki permukaan berbulu halus sehingga mudah berubah tekstur saat basah. Serap air secara perlahan tanpa menggosok permukaannya. Keringkan secara alami, kemudian gunakan sikat khusus suede setelah bahan benar-benar kering untuk merapikan teksturnya.
Hindari mengoleskan krim atau menggunakan air tambahan tanpa memastikan produk tersebut aman untuk suede.
Sepatu Olahraga
Sepatu olahraga biasanya memiliki lapisan busa, kain jala, dan sol berbahan sintetis. Lepaskan insole serta tali, kemudian serap air menggunakan kain dan manfaatkan kipas angin. Periksa bagian dalam sol karena kelembapan dapat bertahan lebih lama di area berlapis busa.
Advertisement
8. Cara Menghilangkan Bau pada Sepatu Basah
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328780/original/042803600_1787208359-13240193400644583607.jpeg)
Sepatu yang terlalu lama lembap dapat menimbulkan bau akibat pertumbuhan mikroorganisme. Untuk mengatasinya, pastikan sepatu benar-benar kering sebelum disimpan.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Lepaskan insole agar bagian dalam lebih mudah kering.
- Gunakan kertas penyerap untuk membantu mengurangi kelembapan.
- Bersihkan bagian dalam sesuai petunjuk perawatan sepatu.
- Gunakan penyerap bau khusus sepatu sesuai instruksi produk.
- Simpan sepatu setelah benar-benar kering di tempat bersih dan berventilasi baik.
Hindari langsung menyemprotkan parfum dalam jumlah banyak ke sepatu yang masih basah. Pewangi hanya menutupi bau sementara dan tidak mengatasi sumber kelembapan.
Pertanyaan Seputar Cara Mengeringkan Sepatu yang Basah karena Hujan Tanpa Merusaknya
Bagaimana cara mengeringkan sepatu basah akibat hujan secara aman?
Lepaskan tali dan sol bagian dalam jika memungkinkan, serap air memakai kain kering, lalu masukkan kertas polos ke dalam sepatu. Letakkan di tempat teduh bersirkulasi udara baik sampai bagian luar dan dalam benar-benar kering.
Apakah sepatu basah boleh dijemur di bawah sinar matahari langsung?
Sebaiknya hindari sinar matahari terik, terutama untuk sepatu kulit, suede, dan sepatu berperekat. Panas berlebihan dapat membuat bahan berubah bentuk, warna memudar, atau lem melemah.
Berapa lama waktu untuk mengeringkan sepatu setelah terkena hujan?
Sepatu dengan tingkat kebasahan ringan mungkin kering dalam beberapa jam. Sepatu sangat basah atau memiliki sol tebal dapat membutuhkan waktu 24 jam atau lebih, bergantung pada bahan, suhu ruangan, dan sirkulasi udara.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385229/original/004727000_1793247132-Gemini_Generated_Image_qguawrqguawrqgua.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385190/original/038403700_1793245361-Gemini_Generated_Image_1rqbad1rqbad1rqb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3922536/original/062617300_1643859559-prince-patel-L-1hBbNj4Ug-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293888/original/086226500_1783758690-39c7ac01-b1d0-4376-9a99-9dba81ffb2a8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385135/original/050960400_1793241699-c5f09c20-e941-433a-acf1-edb88665d5cb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385090/original/065049400_1793237342-5e0aa5e9-35fb-4361-9661-08d4afead440.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384365/original/007460000_1793168322-pexels-kamakshi-72543796-32994324.jpg)