7 Tanda Aglaonema Kekurangan Cahaya dan Cara Mengatasinya agar Tumbuh Rimbun

Tanda aglaonema kekurangan cahaya dapat dikenali dari pertumbuhan hingga kerontokan daun.

Silvia Estefina Subitmele
7 Tanda Aglaonema Kekurangan Cahaya dan Cara Mengatasinya agar Tumbuh Rimbun
Tanda Aglaonema Kekurangan Cahaya (AI generated)

Aglaonema dikenal sebagai tanaman hias favorit berkat corak daun unik dan tampilan elegan. Perawatannya tergolong mudah apabila kebutuhan dasar terpenuhi, terutama soal pencahayaan. Memahami tanda aglaonema kekurangan cahaya menjadi langkah penting, agar pertumbuhan tetap optimal sejak awal masa pemeliharaan.

Cahaya berperan besar dalam proses pembentukan energi bagi tanaman. Intensitas terlalu rendah bisa memengaruhi warna daun, bentuk batang, hingga kecepatan munculnya tunas baru. Berbagai tanda aglaonema kekurangan cahaya sering kali muncul secara bertahap sehingga perlu diamati secara rutin.

Banyak penghobi mengira aglaonema mampu bertahan pada sudut ruangan minim sinar tanpa dampak berarti. Anggapan tersebut tidak selalu tepat. Mengenali tanda aglaonema kekurangan cahaya membantu mencegah kondisi tanaman terus menurun sebelum muncul kerusakan lebih parah.

Berikut ulasan lengkap yang Merdeka.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (6/8/2026).

1. Pertumbuhan Menjadi Sangat Lambat

Tanda Aglaonema Kekurangan Cahaya (AI generated)
Tanda Aglaonema Kekurangan Cahaya (AI generated)

Pertumbuhan yang melambat menjadi salah satu tanda awal aglaonema kekurangan cahaya. Tanaman memerlukan cahaya untuk menghasilkan energi melalui proses fotosintesis. Apabila intensitas cahaya tidak mencukupi, pembentukan daun baru berlangsung lebih lama dibandingkan kondisi normal.

Bahkan, dalam beberapa kasus, aglaonema terlihat tidak mengalami perkembangan selama berminggu-minggu. Jika kondisi ini terus berlanjut, ukuran tanaman akan sulit bertambah dan tampilannya menjadi kurang rimbun.

2. Warna Daun Memudar

Keindahan aglaonema terletak pada warna daun yang cerah serta coraknya yang mencolok. Saat tanaman kekurangan cahaya, warna merah, merah muda, putih, maupun hijau terang mulai kehilangan intensitasnya.

Corak daun juga tampak kurang tegas sehingga nilai estetikanya menurun. Perubahan ini biasanya terjadi secara bertahap, sehingga sering kali tidak disadari hingga seluruh tanaman terlihat kusam.

3. Batang Memanjang dan Kurus (Etiolasi)

Tanda Aglaonema Kekurangan Cahaya (AI generated)
Tanda Aglaonema Kekurangan Cahaya (AI generated)

Etiolasi merupakan kondisi saat batang tumbuh lebih panjang akibat tanaman berusaha mencari sumber cahaya. Jarak antardaun menjadi semakin renggang, sementara batang terlihat lebih tipis dibandingkan pertumbuhan normal.

Dampaknya, bentuk aglaonema menjadi kurang padat dan tampak tidak proporsional. Batang yang terlalu panjang juga lebih rentan bengkok atau patah apabila tidak mendapat penyangga.

4. Daun Baru Berukuran Lebih Kecil

Kekurangan cahaya dapat mengurangi kemampuan tanaman menghasilkan energi sehingga pertumbuhan daun baru tidak maksimal. Ukuran daun cenderung lebih kecil dibandingkan daun sebelumnya, bahkan jumlah daun baru juga berkurang. Jika kondisi pencahayaan tidak segera diperbaiki, tampilan aglaonema akan terlihat kurang rimbun dan perkembangan tanaman menjadi semakin lambat.

5. Tanaman Miring ke Arah Cahaya

Tanaman hias Aglaonema
Tanaman hias Aglaonema (AI generated)

Aglaonema memiliki sifat fototropisme, yaitu tumbuh mengikuti arah datangnya cahaya. Saat pencahayaan hanya berasal dari satu sisi, batang dan daun akan condong menuju sumber cahaya tersebut. Apabila dibiarkan dalam waktu lama, bentuk tanaman menjadi tidak seimbang. Memutar posisi pot secara berkala dapat membantu menjaga pertumbuhan tetap simetris.

6. Daun Bagian Bawah Menguning

Daun bagian bawah memang akan menguning seiring bertambahnya usia tanaman. Akan tetapi, apabila proses tersebut terjadi lebih cepat disertai pertumbuhan yang melambat, pencahayaan kurang dapat menjadi salah satu penyebabnya. Kekurangan cahaya membuat tanaman memprioritaskan energi untuk mempertahankan daun muda, sehingga daun tua lebih cepat menguning lalu gugur.

7. Daun Mudah Rontok

Daun yang mudah rontok juga merupakan salah satu respons tanaman saat pasokan energi tidak mencukupi. Kekurangan cahaya membuat proses fotosintesis tidak berlangsung optimal sehingga aglaonema mengurangi jumlah daun untuk menekan kebutuhan energi.

Apabila kerontokan terjadi terus-menerus, kondisi tanaman akan tampak kurang sehat dan kehilangan keindahan bentuknya. Memindahkan aglaonema ke lokasi bercahaya terang tidak langsung dapat membantu mengurangi gejala tersebut secara bertahap.

Cara Mengatasi Aglaonema yang Kekurangan Cahaya

Bunga Aglaonema (AI Generated)
Bunga Aglaonema (AI Generated)

Apabila aglaonema menunjukkan tanda-tanda kekurangan cahaya, segera lakukan perawatan agar kondisinya tidak semakin menurun. Penanganan yang tepat dapat membantu tanaman kembali tumbuh sehat, menghasilkan daun baru, serta mempertahankan warna daunnya. Berikut beberapa cara mengatasi aglaonema yang kekurangan cahaya.

  • Langkah pertama adalah memindahkan aglaonema ke area yang memperoleh cahaya terang tidak langsung. Lokasi di dekat jendela menjadi pilihan ideal selama tanaman tidak terkena sinar matahari langsung. Pencahayaan cukup akan membantu proses fotosintesis berlangsung lebih optimal.
  • Meskipun membutuhkan cahaya, aglaonema tidak cocok berada di bawah terik matahari dalam waktu lama. Paparan sinar langsung dapat menyebabkan daun mengering, muncul bercak kecokelatan, hingga terbakar. Gunakan tirai tipis apabila cahaya matahari masuk terlalu kuat melalui jendela.
  • Bagi aglaonema yang ditempatkan di dalam ruangan minim cahaya alami, penggunaan grow light dapat menjadi solusi. Lampu tanam membantu memenuhi kebutuhan cahaya sehingga pertumbuhan tanaman tetap berjalan dengan baik. Atur jarak lampu sesuai petunjuk penggunaan agar pencahayaan tetap efektif.
  • Daun yang sudah menguning, layu, atau rusak sebaiknya dipangkas menggunakan gunting steril. Pemangkasan membantu tanaman memusatkan energi pada pertumbuhan daun baru sehingga tampilannya menjadi lebih segar.
  • Tanaman yang kekurangan cahaya umumnya membutuhkan air lebih sedikit dibandingkan tanaman di area terang. Pastikan media tanam mulai mengering sebelum melakukan penyiraman kembali. Kebiasaan menyiram terlalu sering dapat meningkatkan risiko busuk akar.
  • Setelah kondisi pencahayaan membaik, berikan pupuk sesuai dosis anjuran untuk mendukung pertumbuhan daun baru. Hindari pemberian pupuk secara berlebihan saat tanaman masih mengalami stres akibat kekurangan cahaya.

 

Pertanyaan Umum Seputar Tanda Aglaonema Kekurangan Cahaya

Apa tanda aglaonema kekurangan cahaya?

Tanda paling umum meliputi pertumbuhan melambat, warna daun memudar, batang memanjang, daun baru berukuran lebih kecil, serta tanaman condong ke arah sumber cahaya.

Mengapa daun aglaonema tampak kusam?

Daun dapat kehilangan warna cerah saat intensitas cahaya tidak mencukupi. Kondisi tersebut membuat proses fotosintesis berlangsung kurang optimal sehingga pigmen daun terlihat memudar.

Apakah aglaonema bisa hidup di ruangan minim cahaya?

Aglaonema masih mampu bertahan pada ruangan bercahaya rendah. Meski begitu, pertumbuhan umumnya tidak sebaik tanaman yang memperoleh cahaya terang tidak langsung.

Bagaimana cara mengetahui aglaonema membutuhkan lebih banyak cahaya?

Perhatikan perubahan bentuk tanaman. Jika batang memanjang, daun semakin jarang, atau tanaman condong ke satu sisi, kemungkinan besar pencahayaan belum memadai.

Rekomendasi