Cicak sering memanfaatkan sudut-sudut rumah sebagai tempat berlindung dan mencari makan. Kehadirannya kerap dianggap mengganggu karena meninggalkan kotoran yang dapat mengotori dinding, lantai, maupun perabotan rumah.
Selain itu, kotoran cicak berpotensi membawa bakteri, termasuk Escherichia coli (E. coli), apabila mencemari makanan atau permukaan tertentu. Karena itu, menjaga rumah tetap bebas dari cicak menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.
Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengusir sekaligus mencegah cicak datang kembali. Mulai dari memanfaatkan bahan-bahan alami yang umum digunakan sebagai pengusir hingga menjaga kebersihan dan menata lingkungan rumah agar tidak menjadi tempat yang menarik bagi cicak. Selengkapnya dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber, Kamis (16/7).
Advertisement
Usir Cicak dengan Aroma Alami dari Bahan Dapur
Cicak menggunakan indra penciumannya untuk mengenali lingkungan di sekitarnya. Beberapa aroma tajam dipercaya dapat membuat cicak enggan mendekat, meski efektivitasnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Kulit telur
Kulit telur kerap digunakan sebagai salah satu cara alami untuk mengusir cicak. Sebagian orang percaya aroma sisa telur atau keberadaan kulit telur dapat membuat cicak enggan mendekat. Letakkan potongan kulit telur di area yang sering dilewati cicak, seperti dekat pintu, ventilasi, atau di bawah meja.
Kulit telur tidak perlu dicuci agar aroma alaminya tetap tersisa. Meski metode ini banyak diterapkan di rumah tangga, efektivitasnya masih didasarkan pada pengalaman masyarakat dan belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Gantilah kulit telur setiap beberapa minggu agar tetap bersih.
Bawang putih dan bawang merah
Bawang putih dan bawang merah memiliki aroma yang cukup menyengat sehingga sering dimanfaatkan sebagai pengusir alami berbagai hama, termasuk cicak. Anda dapat menggantung beberapa siung bawang putih di sekitar pintu atau meletakkan potongannya di sudut-sudut rumah yang sering didatangi cicak.
Sebagai alternatif, iris bawang bombai dan letakkan di area yang menjadi jalur pergerakan cicak. Meski banyak digunakan sebagai cara alami, efektivitasnya dapat berbeda-beda pada setiap kondisi rumah.
Bubuk kopi dan tembakau
Sebagian orang memanfaatkan bubuk kopi sebagai bahan alami untuk membantu mengusir cicak karena aromanya yang cukup kuat. Bubuk kopi dapat dicampur dengan tembakau, lalu dibentuk menjadi bola-bola kecil dan ditempatkan di area yang sering dilalui cicak.
Namun, perlu diingat bahwa tembakau mengandung nikotin yang bersifat racun. Oleh karena itu, metode ini harus digunakan dengan sangat hati-hati dan sebaiknya dijauhkan dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan.
Lada, cabai, atau merica
Lada, cabai, atau merica memiliki aroma yang tajam sehingga sering dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk mengusir cicak. Campurkan bubuk lada atau cabai dengan air, kemudian semprotkan larutan tersebut pada area yang sering menjadi jalur cicak.
Cara lainnya adalah memasukkan bahan-bahan tersebut ke dalam kantong kain kecil lalu meletakkannya di beberapa sudut rumah. Efektivitas cara ini dapat bervariasi sehingga mungkin perlu dikombinasikan dengan upaya menjaga kebersihan rumah.
Cuka dan air perasan lemon
Perpaduan aroma cuka dan lemon sering dimanfaatkan sebagai pengusir alami cicak. Campurkan cuka dengan air, lalu semprotkan pada area yang sering dilewati cicak.
Selain itu, kulit jeruk yang telah dikeringkan juga dapat diletakkan di beberapa sudut ruangan. Meskipun banyak digunakan sebagai cara rumahan, efektivitas bahan-bahan tersebut belum didukung bukti ilmiah yang kuat.
Serai wangi atau serai makan
Serai memiliki aroma yang kuat sehingga sering digunakan sebagai pengusir alami berbagai jenis serangga dan hama. Jika tidak memiliki serai wangi, serai makan juga dapat dimanfaatkan dengan cara disiat-siat lalu diletakkan di beberapa sudut rumah.
Selain batang serai, minyak esensial serai juga dapat digunakan sebagai alternatif. Aroma serai juga dapat membantu mengurangi keberadaan nyamuk, yang merupakan salah satu sumber makanan cicak.
Kapur barus (kamper)
Kapur barus atau kamper memiliki aroma yang cukup tajam sehingga banyak digunakan untuk membantu mengurangi keberadaan cicak di dalam rumah. Selain itu, kapur barus juga sering dimanfaatkan untuk mengusir beberapa jenis serangga.
Gunakan kapur barus sesuai petunjuk pemakaian dan jauhkan dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan karena dapat berbahaya jika tertelan.
Advertisement
Strategi Lingkungan untuk Mencegah Cicak Masuk Rumah
Selain memanfaatkan bahan-bahan alami, menjaga kondisi rumah tetap bersih dan rapi juga menjadi langkah penting agar cicak tidak betah bersarang. Perubahan sederhana pada lingkungan rumah dapat mengurangi peluang cicak masuk sekaligus menghilangkan sumber makanan mereka.
Menjaga kebersihan rumah
Rumah yang bersih akan mengurangi keberadaan serangga kecil yang menjadi makanan utama cicak. Karena itu, rutinlah membersihkan dapur, ruang makan, dan area lain yang sering menyimpan sisa makanan.
Pastikan remah makanan tidak dibiarkan menumpuk dan sampah dibuang secara rutin ke dalam tempat sampah yang tertutup rapat. Kebiasaan ini akan membuat rumah kurang menarik bagi cicak.
Menutup celah dan akses masuk
Periksa seluruh bagian rumah untuk memastikan tidak ada celah atau lubang yang dapat menjadi jalan masuk cicak. Tutup retakan pada dinding maupun plafon menggunakan sealant agar cicak tidak mudah masuk.
Ventilasi juga sebaiknya dipasang kawat kasa atau jaring pelindung. Cara ini efektif mencegah cicak sekaligus mengurangi masuknya serangga dari luar.
Mengurangi sumber makanan cicak
Cicak datang ke rumah karena tersedia banyak serangga seperti nyamuk, lalat, dan semut. Dengan mengurangi populasi serangga tersebut, cicak akan kehilangan sumber makanan dan cenderung mencari tempat lain.
Hindari membiarkan makanan terbuka dan segera bersihkan sisa makanan setelah digunakan. Langkah sederhana ini sangat membantu mencegah cicak kembali datang.
Mengatur suhu ruangan
Cicak merupakan hewan berdarah dingin sehingga aktivitasnya dipengaruhi oleh suhu lingkungan. Ruangan yang lebih sejuk dapat membuat pergerakannya menjadi lebih lambat, tetapi belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa suhu tertentu dapat mengusir cicak secara permanen.
Karena itu, menjaga kebersihan rumah dan mengurangi sumber makanan tetap menjadi cara yang lebih efektif untuk mencegah cicak datang kembali.
Merapikan barang-barang
Tumpukan kardus, koran, atau barang yang jarang digunakan sering menjadi tempat persembunyian cicak. Oleh karena itu, rapikan area penyimpanan dan singkirkan barang yang sudah tidak diperlukan.
Lemari dan rak penyimpanan juga sebaiknya ditata secara teratur agar tidak menjadi tempat bersarang cicak.
Mengurangi cahaya yang menarik serangga
Lampu yang terlalu terang pada malam hari dapat mengundang banyak serangga. Kondisi ini secara tidak langsung juga menarik cicak karena tersedia sumber makanan yang melimpah.
Mengurangi pencahayaan di area tertentu, terutama di luar rumah atau dekat jendela, dapat membantu menekan jumlah serangga sekaligus mengurangi keberadaan cicak.
Advertisement
Metode Tambahan untuk Mengusir Cicak
Jika cara alami dan penataan lingkungan belum memberikan hasil yang diinginkan, beberapa metode tambahan berikut dapat menjadi alternatif.
Perangkap cicak
Perangkap cicak dapat digunakan untuk menangkap cicak tanpa menggunakan bahan kimia. Anda bisa membeli perangkap yang tersedia di pasaran atau membuatnya sendiri dari botol plastik bekas.
Sebagian orang juga menggunakan lem tikus sebagai perangkap. Namun, metode ini perlu dipertimbangkan karena dapat melukai hewan yang terperangkap.
Obat nyamuk semprot atau larutan deterjen
Sebagian orang menggunakan obat nyamuk semprot atau larutan deterjen untuk mengusir cicak. Namun, produk tersebut sebenarnya dirancang untuk serangga dan bukan merupakan metode yang direkomendasikan untuk mengendalikan cicak.
Apabila ingin mengusir cicak, lebih disarankan menggunakan cara-cara yang lebih aman, seperti menutup akses masuk, menjaga kebersihan rumah, atau memanfaatkan bahan alami yang umum digunakan sebagai pengusir.
Memelihara kucing
Kucing merupakan predator alami cicak sehingga kehadirannya dapat membantu mengurangi populasi cicak di rumah. Insting berburu yang dimiliki kucing membuat cicak cenderung menghindari area yang sering dilalui hewan tersebut.
Selain menjadi teman di rumah, kucing juga dapat berperan sebagai pengendali hama alami tanpa perlu menggunakan bahan kimia.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara agar Rumah Bebas dari Cicak
Apa penyebab cicak sering masuk ke dalam rumah?
Cicak umumnya masuk ke rumah karena tersedia sumber makanan, seperti nyamuk, lalat, dan semut. Selain itu, rumah yang memiliki banyak celah, tumpukan barang, serta area yang jarang dibersihkan juga menjadi tempat yang nyaman bagi cicak untuk bersembunyi.
Apakah bahan dapur benar-benar efektif untuk mengusir cicak?
Beberapa bahan dapur, seperti bawang putih, kulit telur, cuka, lemon, dan serai, sering digunakan sebagai cara alami untuk membantu mengusir cicak. Namun, efektivitasnya masih didasarkan pada pengalaman masyarakat dan belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Hasilnya pun dapat berbeda-beda pada setiap rumah.
Bagaimana cara paling efektif mencegah cicak datang kembali?
Cara yang paling efektif adalah menjaga kebersihan rumah, mengurangi keberadaan serangga sebagai sumber makanan cicak, menutup celah yang menjadi akses masuk, serta merapikan area penyimpanan agar tidak menjadi tempat persembunyian. Langkah-langkah tersebut dapat membantu mengurangi peluang cicak bersarang di dalam rumah.