Fakta Menarik Sosok Brigjen Sumy Hastry, Polwan Pertama di Asia Bergelar Doktor Forensik

Berikut fakta menarik dari sosok Brigjen Sumy Hastry.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Fakta Menarik Sosok Brigjen Sumy Hastry, Polwan Pertama di Asia Bergelar Doktor Forensik
Fakta Menarik Sosok Brigjen Sumy Hastry, Polwan Pertama di Asia Bergelar Doktor Forensik (Merdeka.com)

Berikut fakta menarik dari sosok Brigjen Sumy Hastry.

Kabar gembira datang dari Dokter Sumy Hastry.

Ia baru saja mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Jenderal Bintang 1 Polri. Kini, Ia telah resmi menyandang pangkat sebagai Brigjen Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.F.M.,Sp.F..

Lantas bagaimana fakta menarik dari sosok Brigjen Sumy Hastry?

Melansir dari berbagai sumber, Senin (1/7), simak ulasan informasinya berikut ini.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat kepada 31 Pati Polri.

Kenaikan pangkat 31 personel ini berdasarkan surat telegram nomor STR/1768/VI/KEP/2024, dan telegram nomor STR/1686/VI/KEP/2024.

Satu di antara 31 personel Pati Polri yang mendapatkan promosi kenaikan pangkat adalah Kombes Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.F.M.,Sp.F.

Polisi wanita (Polwan) ini kini telah resmi menyandang pangkat sebagai Brigjen Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti.

Polisi wanita (Polwan) ini kini telah resmi menyandang pangkat sebagai Brigjen Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti.
Dok. Istimewa

Kenaikan pangkat ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Dokter Sumy.

Terlebih, sepak terjangnya di lingkungan Polri sudah tidak perlu diragukan lagi.

Baik itu dari sisi akademisi, pelayanan dan pengabdian masyarakat maupun karier di Kepolisian.

Sebagaimana diketahui, wanita pemilik nama lengkap Sumy Hastry Purwanti ini merupakan seorang dokter ahli forensik wanita di Indonesia.

Luar biasanya, Ia adalah polwan pertama di Asia yang memiliki gelar Doktor Forensik.

Luar biasanya, Ia adalah polwan pertama di Asia yang memiliki gelar Doktor Forensik.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro ini juga diketahui membuat layanan Forensik Klinik (Forklin) secara khusus demi keberpihakan kepada korban kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Saat menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Dokter Hastry membuat ruang khusus untuk penanganan penyidikan hingga pendampingan kesehatan korban.

Saat menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Dokter Hastry membuat ruang khusus untuk penanganan penyidikan hingga pendampingan kesehatan korban.<br>
Dok. Istimewa

Hal ini bertujuan agar perempuan dan anak yang menjadi korban mendapatkan haknya.

Sumy Hastry saat ini menjabat sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Tk. II Pusdokkes Polri.

Sebelumnya, Ia sempat menjabat sebagai Kabiddoksikes Rodokpol Pusdokkes Polri.

Jenderal Bintang 1 Polri ini adalah lulusan SEPA Polri tahun 1998 dan berpengalaman dalam bidang Kedokteran Kepolisian (Dokpol).

Rekomendasi