Berikut kisah Babinsa tersentuh saat ada anak ART beranikan diri lapor di-bully.
Advertisement
Seorang Babinsa belakangan sukses mencuri perhatian publik.
Tidak hanya di satuan TNI saja, Ia juga menjadi sorotan di masyarakat karena program-program yang dicetuskannya. Salah satunya adalah program sunat gratis.
Rupanya, ada kisah di balik dicetuskannya program sunat gratis. Melalui Kartika Podcast, Babinsa ini menceritakan kisahnya.
Lantas bagaimana kisah Babinsa tersentuh hingga akhirnya mencetuskan program sunat gratis?
Melansir dari akun YouTube TNI AD, Kamis (20/6), simak ulasan informasinya berikut ini.
Babinsa Koramil 04 Cengkareng Kodim 0503/Jakarta Barat Serka Warsito baru-baru ini menjadi sorotan.
Dia dikenal sebagai pencetus sunatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Khususnya di wilayah binaannya.
Ia mengungkapkan program tersebut baru berjalan sejak akhir tahun 2022. Tak disangka, program sunatan gratis tersebut memiliki kisah haru di belakangnya.
Advertisement
Serka Warsito menceritakan bahwa prgram ini berawal saat ada seorang Ibu datang ke rumah ketua RW 8 Kedung Kali Angke.
Di mana saat itu, dia juga sedang melakukan anjangsana ke rumah Pak RW tersebut.
"Ibu datang di sana curhat sampai nangis bahwa anaknya itu tidak mau sekolah karena di sekolah di-bully," ungkapnya.
Setelah ditanya-tanya, akhirnya terbongkar alasan mengapa anak dari Ibu itu di-bully di sekolah.
"Di-bully karena sudah kelas 2 SMP belum sunat," paparnya.
Advertisement
Mendengar hal itu, Serka Warsito langsung menyampaikan niat baiknya ke Pak RW. Ia mengatakan bisa membantu Ibu tersebut, terlebih hanya masalah sunat.
Setelah mendapat persetujuan, Ia pun langsung lapor ke Danramil. Luar biasanya, Danramil langsung mengizinkan Serka Warsito untuk menyunat anak tersebut.
"Jadi waktu itu saya langsung lapor ke Pak Danramil dan kami diizinkan untuk menyunat anak ini secara gratis. Langsung ke rumahnya," jelasnya.
Serka Warsito tidak memungut biaya sepeser pun saat menyunat anak dari Ibu tersebut. Terlebih saat diketahui latar belakang keluarga mereka yang sederhana.
Dijelaskan bahwa Ibu tersebut merupakan seorang Asisten Rumah Tangga (ART). Sementara itu suaminya sempat menjadi korban PHK. Kini, untuk menyambung hidup pun sang suami rela menjadi tukang pemulung.
YouTube TNI AD
Advertisement
Advertisement
"Jadi tahun itu kegiatan (sunat gratis) kami cetuskan di bulan November 2022 mulainya," kata Serda Warsito yang kini akrab dipanggil Pak Mantri Sunat atau Babinsa Mantri Sunat Gratis.
Program sunatan gratis ini pun kemudian dapat diibaratkan sebagai cara mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.
Di mana Ia memang bertugas untuk menanggapi keluhan dari masyarakat.
Terlebih sebagai TNI, para prajurit harus bisa membantu sebisa mungkin.
YouTube TNI AD
Advertisement
"Ya, pada prinsipnya kan di antara tugas pokok Babinsa itu kan Badan Pengumpul Keterangan.
Di antara keterangan yang dikumpulkan itu adalah tentang demografis, sosial, ekonomi," ujarnya.
Advertisement
Hati Babinsa Tersentuh Anak ART Di-bully SMP Belum Sunat, Beranikan Diri Lapor Komandan
Berikut kisah Babinsa tersentuh saat ada anak ART beranikan diri lapor di-bully.