Tempat Paling Misterius di Jogja, Beginilah Isi dari Gang Pasar Kembang

Sebuah video memperlihatkan penampakan gang paling misterius di Jogja yaitu sarkem yang memiliki lorong panjang dan motor tak boleh dikendarai.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Tempat Paling Misterius di Jogja, Beginilah Isi dari Gang Pasar Kembang
Tempat Paling Misterius di Jogja, Beginilah Isi dari Gang Pasar Kembang (Merdeka.com)

Tempat Paling Misterius di Jogja, Beginilah Isi dari Gang Pasar Kembang

Sebuah video memperlihatkan penampakan gang paling misterius di Jogja yaitu sarkem yang memiliki lorong panjang dan motor tak boleh dikendarai.

Setiap kota di Indonesia, memiliki tempat misterius yang membuat orang luar kota penasaran. 

Di Jogja, salah satu tempat yang paling misterius adalah area jalan Pasar Kembang alias sarkem.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jalan Pasar Kembang terletak tepat di depan Stasiun Tugu Yogyakarta. Di tempat tersebut, selama ini dikenal sebagai tempat yang banyak menyewakan tempat penginapan murah sekaligus area gelap di Jogja.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Namun, bagaimana sebenarnya penampakan tempat paling misterius di Jogja tersebut? Apa saja yang ada di dalamnya dan siapa saja yang masuk di dalam area sarkem Jogja? Simak ulasannya sebagai berikut.

Berisi Lorong Gelap dan Penginapan Murah

Sebuah video yang diunggah oleh akun Tiktok @enjoyyogya memperlihatkan penampakan tempat paling misterius di Jogja. Tempat tersebut adalah lorong gang di jalan Pasar Kembang atau sarkem, tepatnya di gang dua.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jika masuk ke salah satu gang sarkem terdapat lorong-lorong gelap dan sangat panjang. Di sepanjang lorong tersebut juga terdapat penginapan yang sangat murah. Hal itu karena sarkem berlokasi tepat di depan Stasiun Yogyakarta.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Isinya seperti ini kawan, banyak lorong-lorong gelap ya, yang isinya penginapan-penginapan murah. Kawan-kawan kalau turun dari Stasiun Tugu bisa langsung masuk ke sini untuk mencari penginapan,” kata pria yang merekam video. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, di sana juga terdapat rumah makan yang sangat terkenal dan sering dipakai oleh para bule untuk makan dan menginap. Maka dari itu, gang tersebut dulu juga sering disebut sebagai kampung bule.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Dulu di sini disebut sebagai kampung bule, karena banyak bule yang menginap di sini,” lanjut pria yang merekam video.

Motor Tak Boleh Dikendarai

Di dalam gang dan lorong sarkem tersebut orang yang mengendarai sepeda motor pun harus menghormati kepadatan kampung di sana. Maka dari itu, pengunjung yang datang tidak diperbolehkan untuk menyalakan mesin motor.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Rental motor juga banyak di sini tapi tidak boleh dinaiki ya harus dituntun,” terang pria dalam video.

Rekomendasi