Jenderal Berdarah Kopassus Sampai Turun Podium, Ajari Langsung Anggota TNI Bertarung Tangan Kosong

Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto turun tangan ajari personel Satgas Yonzipur 5/AWB bela diri saat sambangi markas Yonzipur 5/ABW.

Thomas
Oleh Thomas - Reporter
Jenderal Berdarah Kopassus Sampai Turun Podium, Ajari Langsung Anggota TNI Bertarung Tangan Kosong
Jenderal Berdarah Kopassus Sampai Turun Podium, Ajari Langsung Anggota TNI Bertarung Tangan Kosong (Merdeka.com)

Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto turun tangan ajari personel Satgas Yonzipur 5/AWB bela diri saat sambangi markas Yonzipur 5/ABW. Ini momen selengkapnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

350 orang Satgas Yonzipur 5/ABW dipersiapkan untuk terjun ke daerah operasi Papua. Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto datang langsung ke markas Yonzipur 5/ABW yang berada di Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk mengecek kesiapan para prajuritnya.

Kedatangan Jenderal berdarah Kopassus itu disambut meriah oleh para prajurit lewat yel-yel hingga tari-tarian.

Berbagai sambutan diberikan kepada Jenderal Bintang Tiga itu sebagai bentuk semangat sebelum dilepas tugas ke Papua.

Adapun kedatangan Letjen Agus sekaligus memberikan motivasi kepada para personel yang akan turun langsung ke Papua. Berikut ulasannya.

Ajari Prajurit Bela Diri

Ajari Prajurit Bela Diri
Dok. Istimewa

Letjen Agus melihat persiapan dari Satgas Yonzipur 5/AWB termasuk fisik dan mental para prajuritnya.  Bahkan ia sempat ingin melihat kemampuan bela diri dari para prajuritnya.

Dalam sebuah video unggahan akun TikTok @tni_in_action, Wakasad sempat turun tangan mengajari prajuritnya ilmu bela diri yang benar.

"wakasad ajar beladiri kepada anggotanya," tulis keterangan unggahan.

Letjen Agus Subiyanto awalnya merasa penasaran dengan prajuritnya. Dirinya pun ingin melihat kemampuan bela diri dari dua orang prajurit Tamtama dengan pangkat Prajurit Satu (Pratu).

Letjen Agus Subiyanto awalnya merasa penasaran dengan prajuritnya. Dirinya pun ingin melihat kemampuan bela diri dari dua orang prajurit Tamtama dengan pangkat Prajurit Satu (Pratu).
Dok. Istimewa

"Coba sekarang Pratu maju dua orang. Ini langsung tes aja," kata Letjen Agus.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Wakasad melihat gerakan dua orang prajuritnya itu masih ada kelemahan. Akhirnya ia turun langsung dari mimbar dan memberikan contoh gerakan kepada dua prajuritnya itu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meski tak lagi muda, ia terlihat lihai dan masih menguasai gerakan dasar ilmu bela diri. Sorakan hingga tepuk tangan mengiringi setiap gerakan Letjen Agus saat membanting anggotanya.

Beri Instruksi ke Prajurit, 'Bantu Kesulitan Masyarakat'

Beri Instruksi ke Prajurit, 'Bantu Kesulitan Masyarakat'
Dok. Istimewa

Saat memberikan motivasi dan arahan, Letjen Agus berpesan kepada seluruh prajuritnya untuk tetap memberikan bantuan kepada masyarakat.

Dirinya meminta para prajurit untuk tetap memberikan suasana damai meski berada di daerah operasi.

"Bantu kesulitan masyarakat. Kalau dia nanam ubi atau sayuran kamu beli nanti. Buat suasana tuh indah walau di daeerah operasi," kata Wakasad.

"Jadi buat mushola ya Danyon, jadi buat gereja di situ aja, namun gerejanya di dalam aja gak usah di luar.Laksanakan tugas dengan baik, insyaallah kamu pulang ke sini jumlah sama," tambahnya.

"Jadi buat mushola ya Danyon, jadi buat gereja di situ aja, namun gerejanya di dalam aja gak usah di luar.Laksanakan tugas dengan baik, insyaallah kamu pulang ke sini jumlah sama," tambahnya.
Dok. Istimewa
@tni_in_action wakasad ajar beladiri kepada anggotanya #tniad #tni #wakasad #fyp ♬ suara asli - TNI IN ACTION
Rekomendasi