5 Pemain Potensial yang Tak Dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia, Padahal Lagi On Fire!

Inilah 5 pemain potensial yang tak dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia untuk laga kontra China & Jepang, padahal performanya lagi bagus-bagusnya.

Thomas Wardana
Oleh Thomas Wardana - Reporter
5 Pemain Potensial yang Tak Dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia, Padahal Lagi On Fire!
5 Pemain Potensial yang Tak Dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia, Padahal Lagi On Fire! (Merdeka.com)

Keputusan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dalam memilih pemain untuk pertandingan melawan China dan Jepang telah memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola dan netizen. 

Pasalnya, ada beberapa nama potensial yang tidak masuk dalam daftar skuad Garuda. Absennya pemain-pemain ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi dan pertimbangan yang diambil oleh sang pelatih.

Beberapa faktor disinyalir menjadi penyebab tidak dipanggilnya para pemain potensial ini. Mulai dari pertimbangan taktik, kebutuhan tim, hingga kondisi pemain yang kurang prima akibat cedera. Meskipun demikian, keputusan ini tetap menjadi sorotan karena performa beberapa pemain yang justru tengah menanjak di klub masing-masing.

Lantas, siapa saja pemain-pemain potensial yang tidak dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia untuk laga penting melawan China dan Jepang? Berikut ulasan selengkapnya.

Salah satu hal yang mengejutkan adalah tidak adanya satu pun pemain dari Persib Bandung yang dipanggil ke Timnas Indonesia. Padahal, Persib merupakan juara Liga 1 musim 2024/2025. 

Sejumlah pemain Persib Bandung dianggap layak dipanggil oleh Patrick Kluivert usai tampil apik di Persib. Salah satunya adalah winger andalan Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha.

Pengamat sepak bola Kusnaeni (Bung Kus) sempat mempertanyakan keputusan ini, terutama terkait absennya Beckham Putra. Menurutnya, Beckham memiliki statistik yang impresif dengan torehan enam gol dan tiga assist. Ia juga dinilai sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan atau game changer.

Keputusan ini dapat diperdebatkan mengingat performa Persib Bandung yang sedang berada di puncak performa. Padahal, kontribusi pemain dari tim yang solid bisa memberikan dampak positif bagi timnas. Absennya pemain Persib menimbulkan spekulasi mengenai adanya faktor lain di balik keputusan ini.

Beberapa pemain keturunan Indonesia juga tidak dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia. Salah satu alasan yang paling umum adalah cedera. Ragnar Oratmangoen menjadi salah satu pemain yang harus absen karena mengalami cedera. Padahal, Ragnar merupakan salah satu andalan Timnas Indonesia.

"Ragnar tidak dipanggil karena lagi sakit, jadi bukan karena apa-apa. Ragnar tidak bisa ikut dalam pertandingan kali ini," ujar Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga dalam keterangannya.

Tidak ada informasi lebih jauh soal sakit yang dialami Ragnar. Namun, berdasarkan catatan Soccerway maupun Transfermarkt, Ragnar sudah cukup lama tidak bermain untuk klub FCV Dender.

Ragnar terakhir kali bermain untuk klub asal Belgia itu pada 16 Maret 2025 lalu. Ketika itu, Ragnar bermain selama 29 menit ketika FCV Dender menelan kekalahan dengan skor 1-2 dari KV Mechelen yang merupakan mantan klub Sandy Walsh.

Pemain Sabah FC Saddil Ramdani kembali diacuhkan oleh pelatih Patrick Kluivert. Meski tampil mengesankan di Liga Super Malaysia musim 2024/2025, penampilan Saddil tak cukup membuat tim pelatih Timnas Indonesia kepincut.

Saddil terakhir kali dipanggil ke Timnas Indonesia saat persiapan Piala Asia 2024 lalu sebelum akhirnya dicoret oleh pelatih Shin Tae-Yong. Sejak saat itu namanya hilang dari radar dan tak pernah mendapat panggilan lagi.

Meski begitu, penampilan Saddil cukup memuaskan di musim ini bersama Sabah FC. Ia mencatatkan 15 penampilan dengan mencetak 5 gol dan 2 assist. Namun kontraknya bersama Sabah FC tak akan berlanjut musim depan. 

Kabarnya ia akan segera kembali ke Liga Indonesia. Beberapa klub Indonesia juga dikabarkan berminat memakai jasa mantan pemain Persela Lamongan tersebut.

Kiper keturunan Indonesia-Amerika Serikat, Cyrus Margono kembali gagal debut di Timnas Indonesia usai pelatih Patrick Kluivert tidak memasukkan namanya ke dalam daftar 32 pemain.

Kiper yang saat ini bermain di Liga 1 Kosovo bersama klub KF Dukagjini tersebut sebenarnya sudah sempat dilirik pelatih kiper Timnas Indonesia, Sjoerd Woudenberg. Bahkan Woudenberg sempat berfoto bersama dengan Cyrus. Meski begitu, Cyrus masih belum bisa menggeser kiper Timnas lain seperti Maarten Paes, Ernando Ari, Reza Arya, Emil Audero, dan Nadeo Argawinata. 

Penampilan Cyrus musim ini terbilang mengesankan. Usai bergabung di awal musim, Cyrus langsung menjadi pilihan utama. Ia telah mencatatkan 11 penampilan dan mencetak 4 kali cleansheet.

Nama Elkan Baggott juga menjadi sorotan karena tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil. Sebelumnya, Baggott sempat dirumorkan akan bergabung dengan Timnas Indonesia dan bahkan terlihat berada di Bali yang menjadi lokasi pemusatan latihan. Kehadirannya di Bali memicu harapan para penggemar sepak bola tanah air.

Namun, kenyataannya pemain Ipswich Town tersebut tidak termasuk dalam daftar 32 pemain yang dipanggil oleh Patrick Kluivert. Hal ini tentu menimbulkan kekecewaan bagi sebagian pihak yang berharap Baggott dapat memperkuat lini belakang Timnas Indonesia. Apalagi, Baggott memiliki postur tubuh yang ideal dan pengalaman bermain di Eropa.

Ketidakhadiran Elkan Baggott menambah daftar pemain yang absen dengan alasan yang belum jelas. Padahal, kehadirannya bisa memberikan dimensi baru dalam permainan Timnas Indonesia. Publik berharap ada penjelasan lebih lanjut mengenai alasan tidak dipanggilnya Baggott.

Rekomendasi