Aksi pemalakan kerap terjadi di kolong tol Ring Road Kayu Besar, Cengkareng Timur, Jakarta Barat yang menyasar para sopir dari luar kota. Mendengar masalah tersebut, warga dari RW 11 Cengkareng Timur kompak turun langsung ke jalan mengusir para pemalak.
Aksi tersebut diketahui diinisiasi oleh para warga yang salah satunya disebut-sebut seorang marinir.
Melihat kekompakan warga, netizen pun lantas memuji sekaligus mempertanyakan keberadaan polisi.
Seperti apa momen warga menyikat habis preman tersebut? Melansir dari Instagram @warga.jakbar, Selasa (18/2) berikut informasi selengpanya.
Advertisement
Marinir Pimpin Warga Atasi Pemalak
Para preman biasanya memalak sopir truk asal luar kota yang melewati kolong tol. Mendengar kabar tersebut, warga RW 11 lantas turun langsung ke markas preman untuk melakukan sweeping.
"Menangkap preman-preman di kolong tol yang malak-malak sopir daerah, udah pada bubar kita turun sama pak RW, kita akan terus susuri setiap pagi, akan kita sikat preman-preman yang sudah malak di wilayah Kayu Besar RW 11," kata seorang warga.
Para preman pun tak mampu berkutik mengetahui warga turun langsung memberantas mereka. Ke depan, warga akan selalu melakukan sweeping ke area tersebut setiap harinya.
"Alhamdulillah hari ini dia pada kabur semua, untuk besok kita kejar terus pantang menyerah, ini saya bersama pak RW, kita kejar preman-preman yang sudah malak sopir-sopir yang ada di wilayah Kayu besar," tambahnya.
Advertisement
Netizen Kompak Cari Polisi
Menanggapi reaksi warga yang solid menyerang markas preman, netizen pun ramai mempertanyakan keberadaan polisi saat itu.
Dalam kolom komentar unggahan, tak sedikit yang kompak menanyakan peran polisi dan meminta agar ikut turun menanggulangi aksi premanisme.
"Polisinya kmana??? Kok malah rt rw dluan padahal udh pemalakan udh masuk rnah hukum loh😂😂," tulis akun @deriansyareza
"Padahal di situ ada pos polisi," tulis akun @burhan_ndn_51
"Kasian padahal RT RW tugas utama nya itu membantu administrasi kependudukan.. pak polkis tugas nya ngapain ya?? 😂😂," tulis akun @chandra_huang
"Polisi kemana ini 😂ga malu warga setempat yang kerja gantikan polisi ? 😆," tulis akun @yuliatriwidiyastuti
"@polres_jakbar @polres_metro_jakarta_utara @polres_jakbar pada tidur kali pak masa RW duluan yg turun padahal udah pemalakan udah masuk hukum pak😂😂," tulis akun @alpan_bosot
"@listyosigitprabowo @divisihumaspolri Gak malu? Anggaran paling besar, personil paling banyak??? 😂," tulis akun @dha6_9