Jangan Diremehkan! ini Ciri-Ciri Anak Speech Delay atau Keterlambatan Bicara

Mengenali tanda-tanda keterlambatan bicara pada anak sangat penting agar mereka bisa mendapatkan intervensi yang tepat waktu.

Mardani
Oleh Mardani - Reporter
Jangan Diremehkan! ini Ciri-Ciri Anak Speech Delay atau Keterlambatan Bicara
5 Cara Atasi Speech Delay pada Anak. Image by Lee Murry from Pixabay (© 2024 Liputan6.com)

Keterlambatan berbicara adalah suatu kondisi di mana seorang anak tidak berkembang dalam kemampuan berbicara sesuai dengan usianya. Hal ini dapat terlihat dari kesulitan dalam mengucapkan kata-kata, menyusun kalimat, atau berkomunikasi dengan baik.

Berbagai faktor dapat menjadi penyebabnya, seperti faktor genetik, lingkungan, atau masalah kesehatan. Penanganan yang tepat dapat mendukung anak dalam meningkatkan kemampuan berbicaranya.

Penting bagi orangtua untuk mengenali gejala keterlambatan berbicara agar anak dapat menerima intervensi yang diperlukan tepat waktu. Salah satu indikasi umum dari keterlambatan berbicara adalah ketika anak belum dapat mengucapkan kata-kata sederhana, seperti "mama" atau "dada," pada usia 12 bulan.

Berikut adalah tujuh tanda keterlambatan berbicara yang harus diketahui orangtua demi kesehatan anak, seperti yang dilansir oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (27/9/2024).

Gejala Anak Terlambat Bicara

5 Tanda Dehidrasi pada Anak: Pahami Gejalanya Sejak Awal, Si Kecil Mungkin Terlihat Sehat!
Ilustrasi Anak Dehidrasi/https://www.freepik.com/freepik © 2024 Fimela.com

1. Keterlambatan dalam mengucapkan kata pertama

Salah satu indikator paling umum dari keterlambatan berbicara adalah lambatnya anak dalam mengucapkan kata pertama. Umumnya, anak mulai mengucapkan kata pertamanya sekitar usia 12 bulan.

Namun, jika anak belum mengucapkan kata apapun hingga mencapai usia 18 bulan, hal ini dapat menjadi tanda adanya keterlambatan dalam perkembangan bicara.

2. Kosakata yang terbatas

Secara umum, perkembangan kosakata anak-anak mengalami kemajuan yang pesat setelah mereka mulai berbicara. Namun, jika seorang anak berusia 2 tahun hanya memiliki sejumlah kecil kata dalam kosakatanya, ini bisa menjadi pertanda adanya keterlambatan berbicara.

Pada usia ini, anak seharusnya sudah dapat mengucapkan setidaknya 50 kata.

3. Kesulitan dalam menggabungkan kata

Antara usia 2 hingga 3 tahun, anak-anak biasanya mulai belajar menggabungkan kata-kata untuk membentuk kalimat sederhana, seperti "ingin susu" atau "bola besar." Jika anak mengalami kesulitan dalam menggabungkan kata-kata atau hanya mampu mengucapkan kata-kata tunggal, ini bisa menjadi indikasi adanya keterlambatan dalam kemampuan berbicara.

7 Tanda Anak Mengalami Speech Delay atau Keterlambatan Bicara, Jangan Diremehkan!
5 Cara Atasi Speech Delay pada Anak. Image by Lee Murry from Pixabay © 2024 Liputan6.com

4. Minimnya kemampuan menirukan suara atau kata-kata

Proses pembelajaran berbicara pada anak dimulai dengan menirukan suara dan kata-kata yang mereka dengar dari orang-orang di sekeliling mereka. Jika seorang anak menunjukkan kurangnya minat untuk menirukan suara atau kata, hal ini dapat menjadi tanda adanya masalah dalam perkembangan kemampuan bicaranya.

5. Sulitnya memahami perintah sederhana

Selain kemampuan berbicara, pemahaman bahasa adalah aspek penting dalam perkembangan bicara. Anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam berbicara mungkin juga akan menghadapi kesulitan dalam memahami perintah sederhana, seperti mengambil bola atau duduk di kursi.

5 Tanda Dehidrasi pada Anak: Pahami Gejalanya Sejak Awal, Si Kecil Mungkin Terlihat Sehat!
Ilustrasi Anak Dehidrasi/https://www.freepik.com/freepik © 2024 Fimela.com

6. Minimnya penggunaan gestur

Anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam berbicara sering kali mengandalkan gestur seperti menunjuk atau mengangguk untuk berkomunikasi. Namun, jika seorang anak hampir tidak pernah menggunakan gestur atau melakukannya sangat jarang, hal ini dapat menjadi indikasi adanya masalah dalam perkembangan kemampuan bicaranya.

7. Perkembangan bicara yang tidak stabil

Anak-anak dengan keterlambatan bicara mungkin menunjukkan perkembangan yang tidak stabil dalam berbicara. Sebagai contoh, mereka mungkin dapat mengucapkan kata-kata tertentu dengan jelas pada satu waktu, tetapi kemudian mengalami kesulitan untuk mengucapkannya kembali di lain waktu. Ini bisa menjadi tanda adanya masalah dalam perkembangan kemampuan bicaranya.

Rekomendasi