Bendera Merah Putih Ternyata Sudah Digunakan di Nusantara Sejak Manusia Purba 6000 SM

Bendera merah putih ternyata sudah digunakan sejak manusia purba 6000 SM di Nusantara.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Bendera Merah Putih Ternyata Sudah Digunakan di Nusantara Sejak Manusia Purba 6000 SM
Kemeriahan Pawai Bendera Merah Putih Raksasa di Bundaran HI. ©2022 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Bendera merah putih merupakan lambang persatuan dari beragam suku dan budaya yang berbeda di Indonesia. Bendera Indonesia ini tampak begitu sederhana, hanya dengan memadukan dua warna yakni merah dan putih.

Meski sederhana, namun ternyata bendera merah putih sudah digunakan di wilayah Nusantara sejak 6.000 tahun Sebelum Masehi.

Simak ulasan informasinya berikut ini.

Berdasarkan kajian dari Muhammad Yamin, bendera merah putih telah digunakan di Nusantara sejak 6.000 SM. Pada tahun 6.000 Sebelum Masehi, penduduk zaman purba mulai masuk ke wilayah Indonesia dari Semenanjung Sumatera dan Filipina ke Sulawesi.

Pada masa itu, masyarakat kuno memuja matahari dan bulan. Matahari dilambangkan sebagai warna merah, sementara itu bulan dilambangkan sebagai warna putih.

Penghormatan terhadap simbol warna ini juga dilakukan di seluruh wilayah Austronesia. Pada masa prasejarah itu, warna merah dan putih digunakan sebagai simbol pemujaan.

Pada masa awal perkembangan kerajaan di Indonesia, salah satu bukti tertua ada pada pahatan di Candi Borobudur. Pada pahatan tersebut, terdapat lukisan bendera merah putih yang disebut pataka yang disimbolkan dengan warna gelap dan terang. Pataka tersebut tampak dikibarkan oleh tiga orang pengawal. Penggunaan bendera merah putih yang paling terkenal sebelum masa Indonesia adalah oleh Kerajaan Majapahit. Pada masa lalu, istilah bendera 'gulo kelopo' atau gula kelapa sangat sering digunakan sejak masa Kerajaan Singosari hingga Mataram Islam. Warna merah disebut melambangkan gula sedangkan warna putih melambangkan kelapa.

Pada saat berperang pada tahun 1625, Sultan Agung dari Kerajaan Mataram juga mengibarkan bendera. Mereka pun juga memuliakannya. 200 ratus tahun usai kejadian tersebut, Pangeran Diponegoro diketahui juga mengibarkan bendera merah dan putih. Khususnya ketika tengah melakukan Perang Jawa. Pada masa pergerakan, bendera ini juga dikibarkan oleh banyak partai dan pergerakan perjuangan. Hingga akhirnya pada tahun 1944, bendera merah putih disahkan sebagai lambang untuk bangsa Indonesia.

Rekomendasi