Contoh Puisi Perpisahan Sekolah Penuh Nuansa Haru, Luapkan Isi Hati

Untuk melengkapi momen perpisahan sekolah yang kian berkesan, Anda dapat membaca atau pun membagikan beberapa contoh puisi perpisahan sekolah.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Contoh Puisi Perpisahan Sekolah Penuh Nuansa Haru, Luapkan Isi Hati
Ilustrasi menangis. ©Shutterstock.com/Chepko Danil Vitalevich

Aneka contoh puisi perpisahan sekolah dapat menjadi salah satu wujud ungkapan sekaligus pemberian terakhir Anda. Perpisahan sekolah rasanya menjadi momen yang membahagiakan sekaligus haru bagi siapa saja.

Sebelum perpisahan tiba, tentu terdapat banyak kisah dan kenangan di sekolah yang senantiasa kita miliki. Maka dari itu, tak heran apabila banyak orang yang merasa sedih dan begitu emosional saat momen perpisahan sekolah.

Nah untuk melengkapi momen perpisahan sekolah yang kian berkesan, Anda dapat membaca atau pun membagikan beberapa contoh puisi perpisahan sekolah.

Berikut beberapa contoh puisi perpisahan sekolah yang mungkin saja dapat Anda jadikan sebagai referensi. Melansir dari berbagai sumber, simak ulasan selengkapnya.

Akan Selalu Rindu

Karya: Asty Kusumadewi

Tubuhku terpaku semalam

Memikirkan perpisahan yang tak kuinginkan

Air mata deras mengalir

Membayangkan keseharian tanpamu

Ada makna di balik semua pertanda

Kau selalu mengelak ketika kutanya

Sungguh, jangan pergi

Aku akan selalu rindu

Tolong..

Aku sungguh merindu

Hatiku semakin sendu

Mengingat banyak kenangan kita tentang hari lalu

Jasamu Jiwaku

Karya: Ama Gusti Azis

Tetesan keringat jerih payahmu…

Jemari-jemarinya luluh lantakan meja…

Di ajarkannya berdoa dan bernyanyi…

Alun-alun semilir indahkan kedamaian cinta…

Menegakkan badan menghargai jasanya…

Menuruti langkahnya jejak pun ada…

Jiwanya memberikan pengorbananya…

Tinta-tinta bocor tumpahkan darahnya…

Lembaran pun tersobek-sobek singgasana…

Suaranya menggemakan dunianya…

Gertakan langkahnya dan detakan jantungnya…

Ku haturkan terima kasih kepadanya…

Wahai guruku…jiwaku…

Tanpamu aku tak akan bisa terbang hingga ke langit

Permata indah, indahkan cinta…

Gemerlap dari matamu selalu senyumkan hatiku…

Terima kasih guruku…

 Tak Lekang oleh Waktu

Karya: Asty Kusumadewi

Ketika aku dihadapkan pada pilihan

Ketika aku dihadapkan pada keresahan

Siapa yang selalu aku jadikan tempat berkeluh kesah?

Siapa yang aku jadikan tempat menghela napas?

Ialah dirimu..

Sahabatku yang akan kurindu

Kepergianmu nanti

Akan menjadi bagian terberat hidupku

Tetap tenang

Sungguh sahabat, aku akan selalu sayang

Doaku akan kutuangkan dalam kerinduan

Perhatianku tak akan lekang oleh waktu..

 

Selamat Jalan

Karya: Chaerul Akmal

Rasanya baru kemarin...

Ketika kami malu-malu

Datang di tempat ini

Dan kakak menyapa…

Namun di hari ini

Kakak akan pergi meninggalkan semua

Tuk gapai cita dan harapan

Masa depanmu..

Masih ingatkah kakak,,,

Saat kami menangis disudut ruang…

Dengan lembut kakak tersenyum

Lalu berkata… bagikan dukamu untuku...

Hari-hari sering kita lalui bersama

Engkau ajarkan kami

Sebuah persahabatan

Engkau ajarkan kami

Sebuah ikatan

Engkau ajarkan kami

Sebuah kekeluargaan

Engkau ajarkan kami sebuah ketenangan

Andai saja bisa kami menahan...

Jangan tinggalakan kami

Kami masih butuh figure seorang kakak

Kami masih ingin tersenyum menyambut hari bersama kakak

Kami masih ingin mengukir prestasi bersama kakak

Kami masih ingin bercanda dan tertawa bersama kakak

Kami masih ingin….

Namun...

Jika memang waktu tlah bertentu

Pergilah… melangkahlah

Maaf.. kami tak bisa berikan yang terbaik

Hanya barisan Do’a yang kami iringkan

Selamat jalan

Selamat berpisah

Selamat berjuang

Hati dan jiwa kami akan selalu bersamamu

Lelahmu, Lelahku

Karya: Asty Kusumadewi

Lelahmu adalah lelahku

Letihmu adalah letihku

Bak pinang dibelah dua

Suka duka sekolah kita lalui bersama

Aku tak sempurna menjadi sahabatmu

Tapi aku siap diuji

Aku percaya diri

Setiaku dalam persahabatan paling murni

Semua orang pasti tahu

Semua orang pasti juga merasakan sedih

Kau akan pergi ke negeri jiran

Melanjutkan sekolahmu dan menemukan teman baru

Sungguh, hati-hati... aku akan selalu menjadi sahabatmu

Rekomendasi