Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan baru saja merayakan pertambahan usia yang ke-75. Momen ulang tahunnya ini dirayakan bersama anak dan cucu-cucunya.
Menariknya, putri Luhut, Paulina Pandjaitan mengungkapkan ajaran sang ayah yang tidak pernah dilupakannya. Lantas bagaimana momen perayaan ulang tahun Luhut Pandjaitan dan ajaran yang tidak dilupakan oleh sang anak?
Melansir dari akun Instagram pandjaitanuli, Kamis (29/9), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Wanita yang akrab disapa Uli ini membagikan salah satu pelajaran hidup yang diperoleh dari sang ayah. Khususnya tentang hak kaum perempuan.
"Hari ini adalah ulang tahun bapak saya yang Ke 75 tahun. Banyak sekali pelajaran hidup yang saya dapat dari bapak saya, terutama tentang hak kaum perempuan," tulisnya dalam keterangan foto.
"Salah satu kejadian bertahun-tahun yang lalu melekat baik di ingatan saya dan Menurut saya momen penting yang membuat karakter saya hari ini adalah komen dia soal baju," jelasnya.
Advertisement
Uli menceritakan bagaimana awal mula pelajaran hidup tersebut diperolehnya. Saat itu Uli diminta untuk mengganti pakaiannya karena dinilai kependekan. Padahal saat itu merupakan acara yang diselenggarakan oleh keluarganya.
"Beberapa tahun yang lalu bapak dan ibu saya mengadakan “open house” natal di rumah mereka. Saya selalu menggunakan busana nasional. Waktu itu saya pakai kebaya Encim dan sogan lawas dari Solo. Pokok nya saya kece banget Deh. Seperti biasa kalau open house pasti nya banyak yang datang termasuk dari kalangan militer, waktu itu BM pangkat nya mayor," ungkapnya."Pas tamu-tamu tersebut mulai berdatangan ada ibu-ibu senior yang nyamperin saya dan dengan baik hati nya bilang bahwa kebaya saya kependekan dan mungkin lebih baik saya berganti atasan. Tanpa berpikir apa pun juga, namanya junior yah saya langsung menuju Ke Lantai 2 untuk mengganti baju saya," sambungnya.
Advertisement
Mengetahui anaknya hendak mengganti pakaiannya, Luhut pun keheranan. Terlebih yang menyuruh sang anak berganti pakaian adalah seniornya.
"Melihat saya berlari-lari kecil ke arah tangga, ayah saya bertanya mau kemana? Lalu saya bilang mau ganti baju di minta senior karena kurang ke atas kebaya encim saya. Bapak saya melihat saya dengan heran nya," paparnya."Lalu berkata: Rumah rumah Aku, susu-susu (payudara) kamu, ngga ada juga yang ngundang mereka Kenapa kamu harus dengerin mereka? Ngga ada yang salah dengan baju kamu Kak. Papa lihat sangat bagus. Jangan ganti!," lanjutnya."Coba lihat slide 2. Ini Ultah dia tahun lalu, dia pede banget kan dengan baju nya yg aneh banget itu 🤣," ujar Uli.
Advertisement
Menurutnya, pelajaran hidup itu penting sekali dan dapat membentuk dirinya menjadi pribadi yang tidak takut menyuarakan haknya. Terutama sebagai seorang perempuan.
"Salah satu Pelajaran hidup itu penting sekali dan membentuk saya menjadi pribadi yang tidak Takut menyuarakan hak saya sebagai perempuan di negara ini," kata Uli."Selamat ulang tahun papaku, Terima kasih atas semua yg telah kamu ajarkan buat saya," tutupnya.