Tak Mau Berjauhan, Nenek Ini Hidup di Gubuk Reot Dekat Makam Mendiang Suami

Sang suami diketahui telah berpulang lebih dulu. Enggan berjauhan, dia rela hidup di dekat area pemakaman sang suami.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Tak Mau Berjauhan, Nenek Ini Hidup di Gubuk Reot Dekat Makam Mendiang Suami
Nenek Ini Hidup di Gubuk Reot Dekat Makam Mendiang Suami. YouTube Dendenny ©2022 Merdeka.com

Menjalani hidup dan semati bersama suami. Hal itu seolah menjadi prinsip dari seorang wanita lanjut usia berikut ini.

Sang suami diketahui telah berpulang lebih dulu. Kendati demikian, wanita tersebut enggan berjauhan.

Alhasil, dia hidup di dekat area pemakaman sang suami. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir dari kanal YouTube Dendenny, Jumat (8/7/22).

Di usianya yang tak lagi muda, Mbah Sangkin kini masih menjalani hidup dengan penuh semangat. Di antaranya yaitu dengan mengabdikan diri sendiri.

Mbah Sangkin setiap hari diketahui selalu berkunjung ke makam sang suami. Sekadar membersihkan, Mbah Sangkin rutin ke lokasi tersebut.

"Mbah, aku kan ada yang ngasih tahu. Si mbah di sini (makam) setiap hari ya?" terang sang pemilik video.

"Iya, setiap hari," jawab Mbah Sangkin.

"Rumah simbah juga di sini?" terangnya kembali.

"Iya, itu pinggir jalan, dekat makam," jelasnya.

Bukan hanya sekadar berkunjung saja. Mbah Sangkin turut hidup di samping area pemakaman sang suami.

Berdasarkan informasi yang dituturkan, Mbah Sangkin merupakan satu-satunya warga yang tinggal di dekat area pemakaman. Diketahui, rumah yang kini menjadi tempat tinggal Mbah Sangkin tersebut berdinding kayu dan begitu sederhana.

"Jadi pemakaman ini memang sudah lama. Makamnya suaminya mbah juga di sini. Ini bukan tanah simbah ya?" tanyanya.

"Iya, bukan. Dibangunin" ujarnya.

"Iya, dulu itu simbah saking setianya sama suami, simbah di makam terus. Makanya, dibikinin rumah di sini. Ya Allah," jelasnya.

Rumah tersebut pun kian tak layak huni. Di beberapa sudut bahkan mulai terlihat ambruk hingga harus diberi penyangga sejumlah batang kayu.

Namun, Mbah Sangkin seolah tak peduli. Meski hanya tinggal di gubuk tua asal dirinya setiap hari mampu berziarah ke makam sang suami.

"Mbah, itu (dinding) sudah ambruk ya?" tanya sang pemilik video.

"Iya," singkatnya.

"Ya Allah, padahal ini sudah dikasih kayu-kayu begitu," terang sang pemilik video.

 

Nestapa Mbah Sangkin kian terasa. Mbah Sangkin rupanya tinggal sendirian di sebuah gubuk tua tersebut.

Diungkapnya sendiri, wanita yang telah berusia lebih dari 70 tahun tersebut tak lagi memiliki buah hati. Kini, dia tinggal sendiri di usia senja tanpa anak dan suami.

"Anaknya masih gak mbah?" tanyanya.

"Gak ada, sudah meninggal semua. Gak ada satu-satunya. Makan sama tidur juga sudah sendiri," jelasnya.

Rekomendasi