Memelihara Kucing Memiliki Beberapa Manfaat, Ini Alasannya

Manfaat memelihara kucing yang tak banyak diketahui baik untuk kesehatan mental

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Memelihara Kucing Memiliki Beberapa Manfaat, Ini Alasannya
Ilustrasi kucing. ©2016 Merdeka.com

Memelihara kucing memiliki beberapa manfaat terutama bagi kesehatan mental pemiliknya. Tingkahnya yang lucu dan menggemaskan membuat kucing mampu memperbaiki suasana hati seseorang.

Untuk itu, jika Anda sedang mencari cara untuk menghilangkan stres berkepanjangan, cobalah untuk memelihara kucing di rumah. Lantas, apa saja manfaat memelihara kucing itu sendiri?

Simak ulasan selengkapnya dari Metro dan berbagai sumber, Kamis (2/6/2022):

Sebagian orang mungkin menganggap jika memelihara kucing berisiko terhadap kesehatan, terutama perempuan. Sebab, kucing dianggap bisa menyebarkan penyakit toksoplasmosis yang mampu sebabkan kematian janin bahkan kemandulan.

Namun, studi ilmiah justru menemukan beragam manfaat memelihara kucing untuk kesehatan fisik dan mental seseorang. Memelihara kucing mampu meningkatkan energi dan juga menciptakan emosi positif seseorang.

Memelihara kucing juga bermanfaat untuk membantu merawat anak dengan autisme. Sebuah penelitian dari University of Missouri, Amerika Serikat menemukan, bahwa interaksi sosial anak penderita autisme membaik ketika dikelilingi hewan peliharaan.

Dalam studi itu, hampir separuh dari total keluarga yang diteliti memiliki kucing peliharaan. Para orang tua dalam keluarga-keluarga tersebut pun melaporkan ikatan kuat yang terbentuk antara mereka dan anak-anak.

Memiliki hewan peliharaan apa pun baik untuk jantung seseorang. Kucing, khususnya, disebut mampu menurunkan tingkat stres seseorang dan menurunkan jumlah kecemasan dalam hidup seseorang.Membelai kucing memiliki efek menenangkan yang positif. Satu studi menemukan bahwa selama periode 10 tahun, pemilik kucing 30 persen lebih kecil kemungkinannya meninggal karena serangan jantung atau stroke daripada pemilik non-kucing. Hal ini terjadi mungkin saja karena pemilik kucing lebih santai dan memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan orang lain.

Kucing biasanya akan mengeluarkan suara seperti sedang mendengkur, atau yang biasa disebut dengan purring. Suara dengkuran kucing itu ternyata memiliki kemampuan penyembuhan bagi nyeri tulang dan otot manusia. Hal ini, terkait dengan frekuensi getaran dengkuran kucing yang berada pada kisaran 20-140 Hz. Sebuah studi pun menunjukkan, bahwa frekuensi getaran antara 18-35 Hz memiliki efek positif pada persendian setelah cedera.

Melansir dari Metro, dalam survei yang dilakukan Cats Protection terhadap 600 responden yang separuhnya memiliki masalah kesehatan mental membuktikan, sebanyak 87 persen responden yang memelihara kucing mengaku merasakan efek positif pada kehidupan mereka. Sebanyak 76 persen responden juga menyatakan bahwa mereka lebih mudah mengatasi stres berkat kucing.Bisa Memikat Lawan JenisBerdasarkan beberapa riset yang dilakukan, disebutkan jika perempuan cenderung lebih tertarik dengan pria yang memiliki hewan peliharaan. Sebab, para perempuan menganggap jika pria yang memelihara kucing cenderung merupakan sosok yang baik dan penyayang.

Menonton Video Kucing Juga BermanfaatJika Anda memiliki kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk memelihara kucing, Anda bisa mengatasinya dengan cara lain. Ternyata, menonton video kucing juga memiliki manfaat, lho. Studi yang dilakukan para peneliti di Indiana University Bloomington terhadap 7.000 orang menemukan bahwa menonton video kucing bisa meningkatkan emosi dan energi positif, serta menurunkan perasaan negatif.Hal tersebut tentu bermanfaat untuk mengurangi tingkat stres seseorang yang tidak bisa memelihara atau tinggal bersama dengan kucing dalam satu rumah.

Sebelum Anda memelihara kucing di rumah, ada beberapa hal juga yang perlu diketahui dan diperhatikan, di antaranya:1. Memiliki Kandang atau Tempat SendiriSaat akan memelihara kucing di rumah  ada baiknya memiliki kandang di luar rumah untuk tempat kucing. Kalau bisa, kandang berukuran besar. Jika tidak ingin mempunyai kandang, sediakan tempat yang nyaman bagi kucing untuk tidur di malam hari. Anda juga harus memperhatikan kebersihan kandang dan peralatan makan kucing. Hal itu untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kucing dan diri Anda sendiri.2. Mengajarkan Kebiasaan Kepada Kucing Cara memelihara kucing di rumah lainnya adalah menerapkan kebiasaan kepada hewan. Hal ini mencakup mengenai makan, buang air, dan juga tidur. Kucing harus diajarkan untuk hidup teratur. KJika tidak, kucing bisa makan di mana saja, buang air sembarangan, dan juga tidur di luar rumah.

Jika kucing akan dibiarkan tinggal di dalam rumah, Anda harus memandikannya secara teratur. Jangan lupa juga membersihkan gigi, telinga, dan kuku kucing secara berkala. Bagian ini rentan terhadap kuman dan bakteri. Selain itu, Anda juga harus teratur merawat bulu kucing dengan cara sering menyisirnya. Hal ini akan memudahkan Anda melihat kucing terkena kutu atau tidak.


4. Rutin Membawa Kucing ke DokterKucing harus mendapatkan suntikan rabies, vaksin anti cacing, dan pemeriksaan secara rutin lainnya. Untuk itu, Anda harus rajin membawa kucing peliharaan untuk ke dokter.5. Memahami Kebutuhan Makan KucingKucing membutuhkan makan sesuai porsinya agar tidak terlalu gemuk ataupun kurus. Kucing membutuhkan makan sebesar 2 persen dari berat tubuhnya. Kalau beratnya sekitar 5 kilogram, maka dia memerlukan makan 100 gram per hari. Biasakan untuk memberikan makan dua kali sehari.

Rekomendasi