Cerita Orang Terkaya Indonesia Pakai Wig Saat Jajan di Pinggir Jalan, Ogah Terkenal

"Cuma aku payahnya apa, kalau sekarang mau jalan-jalan ke pinggir jalan enggak bisa. Terpaksa pake wig (rambut palsu). Pake wig (rambut palsu) sama brengis (jenggot palsu)," kata Bos BCA itu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Cerita Orang Terkaya Indonesia Pakai Wig Saat Jajan di Pinggir Jalan, Ogah Terkenal
Bambang Hartono. YouTube @CNBC Indonesia ©2019 Merdeka.com

Kesederhanaan orang-orang terkaya di Indonesia patut dicontoh. Meski hidup dengan harta berlimpah, mereka tak terlihat bergaya mewah.

Bahkan mereka hobi makan di warung sederhana. Seperti yang dilakukan oleh bos Grup Djarum, Michael Bambang Hartono. Dia dikenal sebagai konglomerat yang bergaya sederhana.

Kesederhanaan itu terlihat ketika dia tak canggung makan di warung sederhana. Dia mengaku memang suka jajan di pinggir jalan. Namun belakangan banyak orang mengenalinya sehingga harus melakukan penyamaran.

Berikut ulasannya dilansir dari YouTube CNBC Indonesia, Kamis (31/3).

Pakai Wig dan Jenggot Palsu

Bambang Hartono sempat menjadi perbincangan setelah meraih perunggu pada Asian Games 2018 dalam cabang olahraga bridge. Sosoknya langsung dikenal masyarakat luas.

Oleh karena itu, dia mengaku kini tak leluasa ketika bepergian. Dia bercerita harus memakai rambut dan jenggot palsu saat keluar rumah.

"Cuma aku payahnya apa, kalau sekarang mau jalan-jalan ke pinggir jalan enggak bisa. Terpaksa pake wig (rambut palsu). Pake wig (rambut palsu) sama brengis (jenggot palsu)," kata Bos BCA itu.

Meski menjadi orang terkaya Indonesia, Bambang seolah tak ingin terkenal.

"Saya kemarin pergi ke Fairmont hotel, pas buka pintu, "Pak Bambang ya?". Mati aku," selorohnya.

"Dulu enggak ada (yang mengenali," sambungnya.

Kekayaan Bambang Hartono

Hartono bersaudara Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan data Forbes tahun 2021, kekayaan kakak beradik ini mencapai Rp216,72 triliun.

Gurita bisnis Hartono bersaudara meliputi Grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk, Properti, Elektronik dan sektor Perkebunan.

Rekomendasi