Putri sulung Ustaz Yusuf Mansur, Wirda Mansur berkesempatan melakukan pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Suharso Monoarfa. Saat itu, Wirda ditemani sang ayah.
Wirda mendapatkan tugas penting dari sang menteri. Namun, ada momen tak terduga.
Sang putri sulung justru duduk di kursi menteri. Lantas, bagaimana reaksi sang ayah? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Advertisement
Bertemu dengan Menteri
Ustaz Yusuf Mansur mengunggah video melalui akun Instagram miliknya @yusufmansurnew. Di dalam video tersebut, nampak pertemuan dirinya dan sang putri sulung dengan Suharso Monoarfa.
Ketiganya diketahui berada di dalam ruang kerja sang menteri. Pada momen tersebut, terjadi diskusi yang hangat soal tantangan masyarakat di masa kini dan masa mendatang.
"Ngobrol sangat berharga dengan Pak Menteri Bappenas RI, Pak Suharso Monoarfa. Tentang dunia sekarang dan yang akan datang. Dunia digital, Metaverse," tulisnya.
Advertisement
Wirda Mansur Duduk di Kursi Menteri
Di kesempatan yang sama, sang menteri memberi mandat langsung kepada Wirda Mansur. Putri pertama Ustaz Yusuf Mansur dengan Siti Maemunah itu ditantang untuk bertindak demi pengentasan kemiskinan.
"Pak Menteri menantang Wirda untuk berbuat hal-hal besar bagi pengatasan kemiskinan absolut atau ekstrim di Indonesia," sambungnya.
Menjelang perpisahan, Wirda lantas mengabadikan foto bersama sang menteri. Uniknya, Wirda justru duduk di kursi menteri.
Sementara Suharso nampak berpose di samping Wirda. Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu memilih untuk berdiri saat berpose.
Advertisement
Reaksi Ustaz Yusuf Mansur
Ustaz Yusuf Mansur tak ikut berpose. Ia memberi waktu bagi sang putri untuk mengabadikan momen.
Mengetahui sang putri yang duduk di kursi menteri, ada reaksi menggelitik dari Ustaz Yusuf Mansur.
"Yang duduk malah kakak ini haha, Ya Allah Subhanallah," katanya.
Momen duduk di kursi menteri pun membuat Wirda terkagum. Ia melemparkan celotehan menggelitik pula kepada sang ayah, berharap bakal menjadi menteri di masa mendatang.
"Shalawatin hehe," kata Wirda.
"Shalawatin haha. Tapi ini asli kan, bukan Metaverse kan," kata Ustaz Yusuf.
"Bukan haha," ujar sejumlah orang di lokasi.
Advertisement
Curhatan Wirda
"Obrolan yang aaasssiikkk banget, mulai dari bagaimana Metaverse kedepannya akan terimplementasikan di Indonesia & dunia. Kemajuan teknologi, hingga bagaimana ‘mengawinkan’ teknologi dengan industri. Ini yang kece.Pak Suharso juga menchallenge ICN untuk create ekosistem, yang bersentuhan dengan real people, real industri. Bagaimana kemudian membawa Metaverse untuk kemajuan & pemberdayaan ekonomi. Nyampe ke omongan; ada mandat dari Pak Menteri, gue diangkat untuk menjadi Ambassador of Poverty 😆 masya Allah..Mudah mudahan, seiring berkembangnya ICN bersamaan dengan yang lain, beririsan juga dengan project project yang ada, mampu membawa perubahan kepada sekitar, di sektor riil. Jika berbicara masa depan, ya gak ada yang gak mungkin. Btw gemeteran, diminta Pak Menteri untuk duduk di kursi beliau, masya Allaaah... sholawatin sholawatin, hahahaha. Terima kasih Bapak, sudah diizinkan 🙏🏻"